Komitmen Nyata Dr. Yong Marzuaili: Dinkes Pasaman Kawal Ketat Keamanan Pangan SPPG dan Dorong Sertifikasi Halal

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE www.sumbartimesoke.id —
Keamanan pangan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pasaman menjadi perhatian serius. Seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan menjaga standar higiene, termasuk melakukan uji laboratorium berkala terhadap kualitas air untuk mencegah kontaminasi bakteri berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Dr. Yong Marhuazaili, menegaskan bahwa air yang digunakan di dapur MBG harus dipastikan aman dan bebas dari kontaminasi bakteri yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.

“Kebersihan dapur tidak bisa ditawar. Seluruh SPPG harus rutin melakukan uji laboratorium terhadap air yang digunakan. Pastikan air benar-benar memenuhi standar kesehatan dan tidak terkontaminasi bakteri, termasuk Escherichia coli (E. coli). Jangan sampai ada temuan bakteri yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat terutama peserta didik yang mendapatkan MBG,” tegas Dr Yong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengawasan terhadap sanitasi dan higiene menjadi bagian penting dalam menjamin mutu makanan yang disajikan kepada para penerima Program MBG. Selain kualitas bahan pangan, faktor kebersihan peralatan, lingkungan dapur, hingga sumber air harus memenuhi standar kesehatan.

Ia menambahkan, pemeriksaan laboratorium secara berkala merupakan langkah untuk meminimalkan risiko terjadinya gangguan kesehatan maupun keracunan pangan yang bersumber dari makanan maupun air yang digunakan dalam proses pengolahan.

“Kami mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar tidak mengabaikan aspek sanitasi. Pemeriksaan berkala harus menjadi komitmen bersama agar makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” ujar Dr Yong.

Lebih jauh disampaikannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh dapur MBG agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar kesehatan yang telah ditetapkan.

“Karena merupakan program nasional. Kita mendukung penuh program ini. Namun pihak pelaksana atau dapur juga harus bisa menjaga kehigienisannya,”pungkas pria murah senyum ini.

Dinas Kesehatan Ajak SPPG Lengkapi Dokumen Administrasi dan Sertifikasi Halal

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Pasaman juga menyoroti terkait kelengkapan dokumen administrasi SPPG.

Dr Yong mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar juga dapat melengkapi seluruh dokumen administrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan pemenuhan standar penyelenggaraan Program MBG.

Katanya, Selain kelengkapan administrasi, Dinas Kesehatan juga mendorong setiap SPPG untuk mengurus dan melengkapi sertifikasi halal, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

” Langkah ini penting untuk menjamin keamanan, mutu, dan kepercayaan masyarakat terhadap makanan yang disajikan,” tuturnya

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah Indonesia melalui BPJPH bersama instansi terkait juga terus mempercepat proses sertifikasi halal bagi SPPG guna mendukung tata kelola Program MBG yang lebih baik.

“Maka itu, Dinas Kesehatan berharap seluruh SPPG dapat proaktif memenuhi persyaratan tersebut sehingga operasional pelayanan gizi berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tutup Dr Yong.( STO )

Contact Redaksi: 081377271073

Editor/ Publisher: Sumbar Times Oke
www.sumbartimesoke.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru