A. HAIDAR MUHAMMAD BAGIR, S.H., M.H., C.Med.

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putra Mulyasari, Memilih Pulang untuk Mengabdi_

 

MULYASARI, SUBANG JAWA BARAT, SUMBAR TIMES OKE www.sumbartimesoke.id –  Desa atau Nagari di Sumatera Barat, memerlukan pemimpin yang memiliki integritas, kapasitas, dan kedekatan dengan masyarakat, muncul sosok muda yang memilih kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan ilmu dan pengalamannya. Dialah A. Haidar Muhammad Bagir, S.H., M.H., C.Med., putra asli Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haidar lahir di Kampung Baru, Desa Mulyasari, pada 29 Februari 2000, dari pasangan Dr. Otong Rosadi, S.H., M.Hum., seorang akademisi hukum, dan Sunengsih, S.T. Sejak kecil, ia dididik untuk mencintai ilmu pengetahuan, menghormati orang tua, serta menjadikan kejujuran dan pengabdian sebagai bagian dari kehidupan.

Perjalanan pendidikannya dimulai dengan sebuah kisah yang membentuk karakternya. Saat akan memasuki Sekolah Dasar, usianya yang baru 4 tahun 8 bulan menyebabkan beberapa SD Negeri di Kota Pamanukan belum dapat menerimanya. Orang tuanya kemudian menyekolahkannya di SDN RA Kartini Legonkulon, meskipun jaraknya lebih jauh dari rumah. Pengalaman itu mengajarkan bahwa setiap cita-cita memerlukan perjuangan, kesabaran, dan ketekunan.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Haidar melanjutkan studi di SMP Negeri Pamanukan, kemudian di MAN 2 Subang di Kecamatan Binong. Minatnya pada hukum, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik membawanya melanjutkan pendidikan tinggi di Program Studi Hukum Tata Negara, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, hingga meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Keinginan untuk memperdalam ilmu hukum terus berlanjut. Ia menyelesaikan Magister Hukum (M.H.) dengan konsentrasi Hukum Kesehatan di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Riau. Saat ini Haidar sedang menempuh Program Doktor (S3) di UIN Imam Bonjol Padang, dan telah lulus Seminar Proposal Disertasi dengan penelitian berjudul:
“_Tanggung Jawab Negara dalam Layanan Kesehatan Publik bagi Masyarakat Rentan di Indonesia Berbasis Maqāṣid al-Syarī’ah.”_

Topik tersebut mencerminkan kepeduliannya terhadap keadilan sosial, pelayanan publik, dan perlindungan kelompok rentan.

Komitmennya terhadap pengembangan ilmu juga ditunjukkan dengan diterimanya Letter of Acceptance (LoA) untuk melanjutkan studi Doctor of Philosophy (Ph.D.) in Law di Faculty of Law and International Relations, Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Terengganu, Malaysia.

Di bidang profesi, Haidar adalah Mediator Bersertifikat _(Certified Mediator)_ dan telah memperoleh lisensi Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai Mediator Non-Hakim di Pengadilan. Kompetensi ini menjadi bekal penting dalam membangun budaya musyawarah, menyelesaikan konflik secara damai, dan memperkuat harmoni di tengah masyarakat.

Sebagai Dosen Tetap Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Prima Nusantara Bukittinggi. Mata kuliah yang diampunya meliputi Hukum Kesehatan, Hukum Pidana, Hukum Agraria, Hukum Alih Teknologi, Hukum Teknologi, dan berbagai bidang hukum lainnya. Baginya, mengajar bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi membentuk karakter dan integritas generasi muda.

Haidar aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. Ia merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung yang telah mengikuti Latihan Kader I (LK I) dan Latihan Kader II (LK II). Ia juga mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang, memperkuat komitmennya terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sosial.

Pengalaman internasional turut memperluas wawasannya. Haidar pernah mengikuti berbagai kegiatan akademik dan kepemudaan di Selangor, Negeri Sembilan, Melaka, dan Terengganu, Malaysia. Ia juga dipercaya menjadi narasumber dalam Perbualan Dua Hala (Dialog) yang diselenggarakan oleh Pemimpin Muda Retas Parti Melaka, berbagi pandangan mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan masyarakat.

Meski memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier sebagai dosen dan Advokat di luar Subang. Haidar memilih kembali ke tanah kelahirannya. Baginya, keberhasilan pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang telah membesarkannya.

Keinginannya untuk mengabdikan diri kepada Desa Mulyasari lahir dari keyakinan bahwa desa memerlukan pemimpin yang memahami regulasi, juga mampu mendengar aspirasi warga, membangun kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Ia meyakini bahwa pembangunan desa harus bertumpu pada pemerintahan yang transparan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi warga, serta pemanfaatan teknologi untuk pelayanan publik.

Semangat itu dirangkum dalam identitas _MBG – *MUDA • BERINTEGRITAS • GAUL*_

*MUDA,* karena membawa energi baru, semangat perubahan, dan keberanian menghadapi tantangan zaman.

*BERINTEGRITAS,* karena kepemimpinan harus dibangun di atas kejujuran, amanah, transparansi, dan penolakan terhadap politik uang.

*GAUL,* karena pemimpin desa harus mudah bergaul, dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap kritik dan aspirasi, serta mampu menjalin kolaborasi dengan semua pihak.

Bagi Haidar, menjadi Kepala Desa adalah amanah untuk melayani masyarakat. Ia percaya bahwa desa akan maju bila seluruh warganya dilibatkan dalam pembangunan, mulai dari petani, pedagang, pelaku UMKM, tokoh agama, tokoh adat, perempuan, pemuda, hingga para perantau.

Haidar mengusung semangat: *”Dari Warga, Oleh Warga, Untuk Warga.”*

Berbekal pendidikan, pengalaman profesional, kompetensi sebagai mediator, pengalaman organisasi, wawasan kebangsaan, jejaring internasional, dan kecintaan yang mendalam kepada tanah kelahirannya, A. Haidar Muhammad Bagir bertekad membangun Desa Mulyasari menjadi desa yang unggul pemerintahannya, berkarakter masyarakatnya, dan sejahtera warganya. (RSP).

Contact Redaksi: 081377271073

Editor/ Publisher: Sumbar Times Oke

www.sumbartimesoke.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru