“TOKOH ULANG ALIANG TOLAK TEGAS PT HPK: “PERCUMA PEMDA BUJUK KAMI”

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK SELATAN, SUMBAR TIMES OKE.  www.sumbartimesoke.id –
Rencana Pemkab Solok Selatan mengaktifkan kembali PT Hastika Palma Kencana (HPK) mentok di meja tokoh adat. Masyarakat Ulang Aliang kompak menolak, tanpa ruang kompromi.

Penolakan itu pecah dalam pertemuan 10 Juli 2026. Sebelumnya, Pemkab Solsel melayangkan undangan tertanggal 5 Juli 2026 atas nama Sekna Ritta Sugiarta Wali Nagari. Surat berkop Pemkab dan berstempel basah itu meminta tokoh masyarakat hadir membahas rencana PT HPK beroperasi lagi pada Senin, 13 Juli 2026. Alasannya: pengembangan ekonomi berkelanjutan di sektor sawit.

Hasilnya nihil. Seluruh unsur yang hadir menyatakan tidak. Tokoh masyarakat Mahyudin menegaskan sikap itu bulat. Ia datang bersama Wali Nagari Lubuak Ulang Aliang Selatan (LUAS), Ketua Bamus Nagari LUAS Kasman Kamil Dt Gindo Nan Putiah, Bundo Kanduang Marlis, Bustam Kamil, dan Muhrijal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua unsur tokoh masyarakat dan tokoh adat menyatakan penolakan,” ujar Mahyudin. Ia menyebut dirinya bagian dari tokoh perjuangan yang memilih pindah ke Kabupaten Dharmasraya. Alasannya tegas: tidak tahan dengan penyengsaraan yang dialami warga selama puluhan tahun.

Sikap lebih keras datang dari Dr Kardiman Sigintir, tokoh pejuang kepindahan ke Dharmasraya. Lewat telepon dan pesan WhatsApp, ia memastikan tiga nagari tidak akan luluh.

“Tidak akan pernah lagi kami di tiga nagari ini, Nagari Lubuak Ulang Aliang, Ulang Aliang Selatan, dan Nagari Lubuak Ulang Aliang Tengah, luluh. Kami sudah menjerit bertahun-tahun, hancur menderita oleh pimpinan Solok Selatan ini,” tegas Kardiman.

Ia membongkar kartu lama: sejak 2022, masyarakat sudah mengirim surat penolakan ke Kementerian Kehutanan pusat agar izin usaha PT HPK tidak terbit. “Surat penolakan kami sudah dipegang. Artinya percuma Pemda Solsel berupaya membujuk kami. Dengan teknis dan jurus strategis apapun, kami tetap menolak PT Hastika Palma Kencana beroperasi,” tutupnya. ( Laporan Wartawan sumbartimesoke.id Endri Alamsyah. Dari Solok Selatan)

Contact Redaksi: 081377271073

Editor/ Publisher: Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru