SOLOK SELATAN, SUMBAR TIMES OKE www.sumbartimesole.id – Polemik mangkraknya Pasar Nagari Pauh Duo Nan Batigo (PDNB) makin panas. Ketua LMR-RI Ir Sutan Hendy Alamsyah ikut angkat bicara dan menyindir keras Bupati-Wabup Solok Selatan.
Dihubungi terpisah, Sutan Hendy A, mengatakan kondisi ini aneh. “Sungguh-sungguh aneh juga ya, ibaratnya ini bisa dikatakan gajah seberang lautan keliatan gajah dipelupuk mata terabaikan,” ujarnya.
Ia menilai pimpinan Solsel lupa akar masalah. “Kenapa demikian, saya menilai sepertinya pemimpin solok selatan bupati dan wakil bupati ini berasal dari keluarga konglomerat sehingga lupa dasar dan yang mendasar, seolah tidak tau dengan harapan dan dambaan orang orang kecil tentunya masyarakat pelaku pasar pedagang ingin ditempat sarana prasarana yang lega aman nyaman,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sutan Hendy menyoroti penderitaan pedagang saat hujan. “Tapi kelihatan pada pasar berlangsung tiba-tiba datang guyuran hujan lebat pedagang khususnya jelas belepotan dengan tanah termasuk pengunjung, artinya cobalah si sang penguasa, ada rasa terpanggil ada rasa kasihan dengan masyarakat, jangan bahagia bahkan tertawa diatas penderitaan orang,” pungkasnya.
Sebelumnya, warga juga murka melihat kondisi pasar. Foto terbaru Selasa, 14 Juli 2026, membuktikan pasar itu terbengkalai meski 3 bulan lalu di-launching Bupati. “Hanya hekhoknya omdo besar,” celoteh warga samping pasar.
Warga juga menitip pesan: “Perlu sangat disadari oleh saudara pak Bupati, Wakil Bupati Kabupaten Solok-Selatan, seapapun kesibukan program besar di kesehariannya jabatan itu juga melekat bahkan lebih mengutamakan memberikan pelayanan terhadap warga masyarakat kecil, jangan buta hati buta pikiran, atau pilah pilih jangan,” tegasnya. “Kalau tidak ada nagari tidak akan ada kabupaten, kalau tidak ada nagari dan kecamatan Sungai Pagu Lama (SPL) mungkinkah ada kabupaten Solok-Selatan sampai sekarang, jawabnya tidak.”
“Sulit milik masyarakat, sedangkan kemudahan itu adanya oleh pemerintah,” tutupnya dengan kesal.
Pasar pindahan dari Pasar Pakan Selasa peninggalan Belanda itu resmi di-launching Bupati H. Kairunas pada April 2026. Lokasinya 150 meter dari jalan raya di Kenagarian PDNB. Namun hingga 15 Juli 2026, belum ada pembangunan fisik. “Belum ada nempel satu sak semen, khusus pekarangan parkir,” ungkap sumber.
Kepala Inspektorat Solsel, Akmal Hamdi, SH, menegaskan lokasi baru itu tidak berstatus pasar nagari dan bukan aset Pemda. “Hanya dua pasar termasuk aset Pemda, yakni Pasar Muaralaboh dan Pasar Padang,” terangnya.
Ketua Bamus Nagari PDNB, Syafrial, sulit dikonfirmasi. Saat launching April lalu ia janji pengecoran pekarangan pakai dana CSR PT SEML Supreme Energi Muaralaboh. Namun hingga 15 Juli 2026, “Belum ada perubahan satu lembar rumput dan satu cangkulpun, inilah nasib pedagang kecil di pasar baru pasar PDNB semenjak pindah berdagang dari pasar Pakan Selasa ibukota kecamatan Pauah Duo, kecewa dan merana berhati pilu, takut bersuara. hanya pasrah saja.
Untuk mendapatkan keterangan luas dan akurat media ini menyambangi Camat Pauah Duo Pardianto Nono Irwandi, ST. Yang sedang melaksanakan Serah terima jabatan (Sertijab) di kantor Wali Nagari Kapau Alam Pauah Duo, mengatakan bahwah dalam sambutan penyampaian pak bupati akan ditingkatkan pembangunan pertama cor tambah bahu jalan, kedua Cor beton ruang halaman pasar sekali Gus sarana parkir, dan mengakui bahwa, pembelian lahan pasar Nagari PDNB itu Priode pertama Bupati Syafrijal Dan Wakilnya H Nurfirman Wansyah, mengakui pula bangunan fisik 2010 — 2019 pada masa Bupati Dan Wakil Bupati, H Muzni Z — H, Abdurrahman, setelah diterangkan media ini , dan diakui bahwa pada pemerintahan H Khairuns Dan Wakilnya H Yulian Efi, hanya Sapras Lampu penerangan dan pembersihan sekitar bangunan Los, pembangunan MCK diragukan.
Artinya seandainya ada dalam pemberitaan keraguan keterangan terbuka untuk mengajukan hak jawab, okay ucap media ini angguk camat keburu kekabupaten (Laporan Wartawan Sumbar Times Oke Endri Alamsyah dari Solok Selatan
Contact Redaksi, 081377271073
Edotor/ Publisher: Sumbar Times Oke
www.sumbartimssoke.id













