PAYAKUMBUH, SUMBAR TIMES OKE www.sumbartimesoke.id — Malam penutupan Payakumbuh Creative Market (PCM) berlangsung semarak dan sarat makna. Di antara ragam pertunjukan yang ditampilkan, kehadiran Muhammad Beril Alghany—yang akrab disapa Ibenk—bersama Sanggar Seni Panglimo, sukses menyita perhatian publik melalui suguhan seni pertunjukan tradisional yang memukau dan bernilai filosofis tinggi.
Dalam penampilannya, Ibenk dan Sanggar Seni Panglimo secara apik mengintegrasikan seni Silat dan tradisi Ba Alua. Kolaborasi ini tidak sekadar menjadi tontonan estetik, melainkan medium penyampaian pesan edukatif yang mendalam bagi generasi muda, khususnya mengenai pentingnya menjaga adab, etika bersikap, serta tindakan yang senantiasa berlandaskan kerendahan hati.
Sebagai representasi generasi muda yang dinamis, sosok Ibenk dikenal ramah dan memiliki latar belakang akademis yang kuat. Saat ini, ia tercatat aktif menempuh studi di dua disiplin ilmu yang berbeda, yakni Program Studi Hukum dan Psikologi di dua perguruan tinggi di Kota Padang. Pendekatan multidisipliner yang ia pelajari secara teoretis tampak teraktualisasi dengan baik di atas panggung melalui pembawaan yang tenang, berwibawa, dan santun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui momentum Payakumbuh Creative Market ini, pesan moral yang dihantarkan lewat gerak silat dan sastra lisan Ba Alua diharapkan mampu memotivasi generasi muda di Sumatra Barat untuk terus melestarikan warisan budaya lokal dengan tetap mengedepankan nilai-nilai humanis di tengah perkembangan zaman.
( Sumbar Times Oke/ Widya Sari, Amd.S AP.MH.)
Contact Redaksi: 081377271073
Editor/ Publisher: Sumbar Times Oke
www.sumbartimesoke.id













