Akses Vital Warga, Jembatan Air Manyuruak Solok Selatan Butuh Perhatian Segera

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK SELATAN, SUMBAR TIMES OKE www.sumbartimesoke.id – Kondisi infrastruktur Jembatan Kayu Air Manyuruak di Kewalian Lubuak Gadang Barat, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi jalur urat nadi bagi masyarakat petani dan warga setempat ini dilaporkan telah mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun, sehingga memicu kekhawatiran terkait keselamatan para pelintas.

Jembatan yang terletak sekitar seratus meter dari jalan raya nasional rute Muaralabuh–Lubuak Gadang ini berada di atas jurang terjal berbatu dengan arus sungai yang deras. Menurut warga, jembatan berbahan kayu ini sudah berusia sekitar 20 tahun dan belum mendapatkan perbaikan menyeluruh yang permanen.

Terkait usulan perbaikan, Penjabat (Pj) Wali Nagari Seven menjelaskan bahwa proposal perbaikan jembatan tersebut secara administratif belum tercatat di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Bina Marga (PU TR) Solok Selatan. Kendati demikian, muncul informasi di tengah masyarakat bahwa penanganan akses tersebut diwacanakan melalui jalur aspirasi Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Zigo Rolanda. Hal senada juga dibenarkan oleh Pj Wali Barat, Romi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Camat Sangir, Abul Abbas, saat dikonfirmasi mengenai status lahan di sekitar jembatan memberikan penjelasan singkat melalui pesan digital. “Lahan untuk lokasi jembatan dan jalan tidak ada dokumennya, terima kasih,” tulisnya.

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari tokoh pemuda setempat, Rado G. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah taktis tanpa terhambat oleh alasan birokrasi atau keterbatasan anggaran, mengingat Solok Selatan merupakan daerah yang kaya akan potensi alam. Menurutnya, kelancaran akses ini sangat dinantikan oleh masyarakat kecil demi mendongkrak perekonomian sektor pertanian.

Melihat dari kacamata hukum dan keselamatan publik, Ketua LMR-RI Sumbar, Ir. Sutan Hendy Alamsyah, ikut memberikan pandangan akademisnya. Ia mengingatkan pentingnya mitigasi risiko infrastruktur oleh pemangku kebijakan guna menghindari potensi kelalaian yang berdampak pada keselamatan jiwa, sebagaimana diatur dalam koridor hukum pidana terkait kealpaan yang menyebabkan cedera atau hilangnya nyawa orang lain. Sutan berharap instansi terkait lebih proaktif menyerap aspirasi warga di akar rumput.

Di sisi lain, Wakil Bupati Solok Selatan, Ir. H. Yulian Efi, MM, saat dikonfirmasi mengenai alokasi APBD tahun anggaran 2026–2027 untuk perbaikan jembatan tersebut, menjelaskan bahwa pemerintah daerah dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Beliau juga mengarahkan agar koordinasi kebijakan teknis lebih lanjut dapat dikonfirmasikan langsung kepada Bupati.

“Mungkin dana yang tersedia terbatas. Walau begitu, coba saja pertanyakan langsung kepada Bupati Khairunas, dikarenakan beliau pengambil keputusan dan kebijakan,” ujar Wakil Bupati secara singkat saat ditemui di kediamannya.

Masyarakat setempat berharap ada titik temu dan solusi konkret antara pemerintah daerah, perwakilan legislatif, dan dinas terkait agar pembenahan Jembatan Air Manyuruak dapat segera terealisasi demi keselamatan dan kesejahteraan publik. (Sumbar Times Oke/Endri Alamsyah)

Contact Redaksi: 081377271073

Editor/ Publisher: Sumbar Times Oke

www.sumbartimesoke.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Maladministrasi Bantuan Pascabencana: Jeritan Petani Kayu Pasak dan Urgensi Transparansi PPL Agam
Warisi Api Perjuangan Rahmah El-Yunusiyyah, Diniyyah Puteri Gaungkan Semangat Santri Membangun Negeri
PMO Kota Sawahlunto Matangkan Hasil Verifikasi Validasi KDKMP dan Serahkan Sarana Prasarana Gerai Koperasi
PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru Gelar MAPABA, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Kepedulian Sosial
Belum Miliki Gerai Fisik, KKMP Kampung Jawa Tetap Bergerak dan Perkuat Komitmen Anggota
Dapatkan Apresiasi dari Kemenhan RI, Wisuda Magister Armi Dt. Mujua Batuah Jadi Kebanggaan Pasaman Barat
Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, PMO Kota Bukittinggi Kawal Akselerasi KDKMP Benteng Pasar Atas
Rheydita cahyani Jadi Idola Baru: Inovasi PKKMB Fakultas Kedokteran Universitas Bung Hatta Lahirkan Generasi Medis Cerdas dan Berwibawa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Maladministrasi Bantuan Pascabencana: Jeritan Petani Kayu Pasak dan Urgensi Transparansi PPL Agam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Warisi Api Perjuangan Rahmah El-Yunusiyyah, Diniyyah Puteri Gaungkan Semangat Santri Membangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:51 WIB

PMO Kota Sawahlunto Matangkan Hasil Verifikasi Validasi KDKMP dan Serahkan Sarana Prasarana Gerai Koperasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:52 WIB

PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru Gelar MAPABA, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Kepedulian Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Belum Miliki Gerai Fisik, KKMP Kampung Jawa Tetap Bergerak dan Perkuat Komitmen Anggota

Berita Terbaru