PADANG, SUMBAR TIMES OKE www.subartimesoke.id – Kapal motor cepat (KMC) penumpang Mentawai Fast 01 yang berlayar dari Kepulauan Mentawai menuju Kota Padang dilaporkan mengalami kandas di kawasan Muara Padang pada Jumat (14/8/2026) sore akibat faktor cuaca buruk. Otoritas memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral II Padang menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat kapal sedang dalam proses memasuki kawasan Muara Padang.
“Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun, kondisi cuaca di sekitar muara saat kejadian kurang bersahabat dengan adanya kabut tebal, hujan lebat, dan gelombang besar. Kondisi eksternal tersebut memicu gangguan teknis operasional berupa black out pada mesin, sehingga kapal kehilangan kendali lalu kandas pada koordinat 0°57’55” LS dan 100°21’07” BT,” ujar Kadispen Kodaeral II Padang saat memberikan keterangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Merespons situasi darurat tersebut, Tim SAR gabungan segera mengambil tindakan cepat. Pada pukul 18.00 WIB, Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral II Padang mengerahkan enam personel di bawah pimpinan Lettu Jon Henry untuk menuju titik lokasi guna melaksanakan operasi penyelamatan.
Melalui sinergi penanganan di lapangan, pada pukul 20.53 WIB, kapal Mentawai Fast 01 akhirnya berhasil ditarik secara aman menuju dermaga dengan bantuan dari Mentawai Fast 02.
“Sinergitas Tim SAR gabungan langsung melakukan embarkasi penurunan seluruh penumpang menuju dermaga. Kami bersyukur seluruh proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh penumpang dipastikan selamat tanpa ada korban jiwa maupun luka. Pasca-evakuasi, para penumpang telah difasilitasi untuk kembali ke kediaman masing-masing,” tambah Kadispen.
Operasi kemanusiaan yang berjalan sukses ini melibatkan kolaborasi taktis dari berbagai unsur, meliputi Satrol Kodaeral II Padang, Basarnas Padang, Polairud Padang, pihak manajemen pemilik kapal Mentawai Fast, serta dukungan aktif masyarakat maritim setempat.
Insiden ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan dan operator transportasi laut untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memprioritaskan standar keselamatan pelayaran, serta secara ketat memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi risiko jarak pandang terbatas dan gelombang tinggi demi keselamatan bersama.( TIM/ STO)
Contact Redaksi:081377271073
Editor/ Publisher: Sumbar Times Oke
www.sumbartimesoke.id













