Dari Lapangan Imam Bonjol, HUT Ke-81 TNI Tegaskan Semangat Mengabdi untuk Negeri dan Dekat dengan Rakyat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PADANG | Peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Minggu (20 September 2026), tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Di tengah rangkaian kegiatan, suasana hangat juga terlihat ketika Pemred Sumbartimesoke.id Rispondi, S.I. Kom bersama Ketua LKAAM Sumatera Barat Prof. H. Fauzi Bahar, Dt. Nan Sati berbagi momen kebersamaan dalam suasana penuh keakraban.
Pertemuan tersebut semakin lengkap dengan hadirnya Wyndoee selaku RadjaMediaOnline.com Group dan Roni Barat dari Faktajurnalis.id. Para insan pers itu memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan tokoh adat Sumatera Barat.
Tidak ada suasana formal yang kaku. Percakapan berlangsung cair dan humanis, memperlihatkan bahwa di balik kesibukan masing-masing, ruang silaturahmi tetap memiliki tempat penting. Momen sederhana itu menjadi bagian kecil dari semangat kebersamaan yang terasa dalam peringatan HUT ke-81 TNI.
Kehadiran tokoh adat dan insan pers dalam momentum tersebut juga memperlihatkan luasnya makna sebuah peringatan HUT TNI. TNI tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga berada di tengah denyut kehidupan masyarakat, membangun komunikasi dan menjaga hubungan dengan berbagai elemen bangsa.
TNI hadir untuk rakyat, mengabdi untuk negeri. Semangat tersebut terasa kuat dalam momentum HUT ke-81 TNI, ketika prajurit, masyarakat, tokoh adat dan insan pers berada dalam satu ruang kebersamaan. Kedekatan seperti inilah yang menjadi bagian dari kekuatan sosial dalam menjaga persatuan.
Bagi insan pers, hubungan dengan tokoh adat dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi jurnalistik. Komunikasi yang baik membuka ruang untuk memperoleh informasi, memahami persoalan masyarakat serta menghadirkan pemberitaan yang lebih kontekstual, berimbang dan humanis.
Sementara bagi tokoh adat, komunikasi dengan media menjadi ruang untuk menyampaikan nilai-nilai kearifan lokal kepada masyarakat secara lebih luas. Prof. H. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati hadir dalam suasana tersebut sebagai bagian dari elemen adat yang terus berinteraksi dengan berbagai unsur masyarakat.
Rispondi, S.I.Kom, Wyndoee dan Roni Barat juga menjadi bagian dari wajah insan pers yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan mereka menunjukkan bahwa silaturahmi antarmedia dan lintas elemen tetap penting dirawat, terutama dalam momentum kebangsaan yang mempertemukan banyak pihak.
Dari Lapangan Imam Bonjol, pesan HUT ke-81 TNI terasa lebih dari sekadar seremoni. Ada pesan tentang pengabdian, persatuan dan kepedulian. TNI yang dekat dengan rakyat akan selalu memiliki ruang untuk membangun komunikasi, sementara masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian tersebut.
Pada akhirnya, peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk kembali mengingat makna pengabdian kepada bangsa. TNI hadir untuk rakyat dan mengabdi untuk negeri, sementara tokoh adat, insan pers dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga persatuan, merawat kebersamaan serta membangun Indonesia yang semakin kuat.
Katim RMO Group | Wyndoee













