Seorang Warga Sungai Aur Meninggal Dunia Akibat Di Terkam Buaya Saat Menjaring Ikan.

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

PASAMAN BARAT, SUMBAR TIMES OKE – Khairudin ’64’ Meninggal Dunia Akibat Di Terkam Buaya Di Sungai Lubuk Pancakauan saat menjaring ikan, Jorong Koto Labu, Nagari Sungai Aur, Kec.Sungai Aur, Kab.Pasaman Barat,”24/02/26.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa nahas ini bermula pada minggu 22/02/26) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. korban sedang menjaring ikan sendirian di Lubuak Pancakauan. Tiba-tiba, seekor buaya menyerang dan menerkam kaki kiri bagian betis korban hingga mengalami luka robek yang sangat parah. Warga yang kebetulan melintas langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Sungai Aur.

Melihat tidak adanya penanganan serius dari petugas puskesmas, keluarga memutuskan untuk membawa korban ke RSUD Pasbar. Namun, proses ini terkendala akibat status BPJS Kesehatan korban yang tidak aktif karena adanya tunggakan.

Meski keluarga menyatakan siap melunasi, kendala entri data di puskesmas sempat menghambat proses rujukan hingga akhirnya ada keterlambatan korban memasuki ruangan ICU RSUD pada pukul 23.00 WIB,”Ujar Efendi anak korban.

Kejadian ini pun menuai sorotan perhatian serius dari anggota DPRD Pasbar. Sulaiman dan Rommy Chandra, yang hadir langsung di RSUD di tengah-tengah keluarga korban yang sedang berduka.

Sulaiman menegaskan kepada media, perlunya evaluasi total kinerja puskesmas kec.sungai aur.

“Mulai dari penanganan korban di puskesmas hingga carut-marut status BPJS, ini harus menjadi perhatian serius dari pihak dan instansi yang bertanggung jawab,” tegas Sulaiman.

Senada dengan itu, Rommy Chandra mengimbau instansi terkait untuk meningkatkan kesiagaan warga.

“Kami berharap ada imbauan masif agar warga lebih waspada menghindari kejadian akibat binatang buas, khususnya buaya di aliran sungai,” tambahnya.

Jenazah almarhum telah dibawa kembali ke rumah duka di Sungai Aur pada pukul 21.30 WIB dengan ambulans RSUD Pasaman Barat.

Kejadian ini menjadi peringatan tentang pentingnya standar layanan medis di puskesmas dan kemudahan akses BPJS bagi warga. Kini, masyarakat Sungai Aur berharap adanya langkah nyata dari pemerintah daerah agar tragedi serupa tidak terulang kembali, sekaligus meningkatkan kesiagaan masyarakat terhadap bahaya binatang buas (UB/ME)
Release Ucok Bundaran

Publisher Rispondi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru