LMR-RI Bongkar Dugaan Jaringan Mafia Tambang Emas di Solok, Isu Penyimpanan 90 Kg Emas Mencuat

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAR TIMES OKE, SOLOK. www.sumbartimesoke.id – Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komisariat Wilayah Sumatera Barat secara resmi menyoroti dugaan jaringan besar mafia tambang emas ilegal yang beroperasi di wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan terhadap eksploitasi sumber daya alam secara ilegal yang merugikan daerah.

Ketua Komwil LMR-RI Sumatera Barat, Ir. Sutan Hendy Alamsyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data awal terkait aktivitas penambangan tersebut. Berdasarkan analisis data dan pemantauan foto udara di kawasan Solok, ditemukan indikasi kuat adanya aktivitas penambangan emas berskala besar yang diduga tidak mengantongi izin resmi.

“Kami terus melakukan investigasi mendalam terkait jaringan ini. Informasi awal yang kami himpun dari lapangan bahkan memunculkan indikasi adanya dugaan penyimpanan emas hasil tambang dalam jumlah sangat besar, diperkirakan mencapai puluhan kilogram, di salah satu rumah yang diduga terkait dengan jaringan tersebut,” ujar Sutan Hendy Alamsyah saat dikonfirmasi oleh Sumbar Times Oke melalui sambungan telepon, Kamis (28/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, LMR-RI menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penyimpanan emas seberat 90 kilogram tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dan pembuktian hukum dari pihak berwenang. Pihaknya mendesak aparat penegak hukum (APH) serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk segera turun ke lapangan guna menindaklanjuti temuan ini secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Sumbar Times Oke masih terus berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut serta menghubungi pihak-pihak terkait di wilayah Solok, termasuk kepolisian setempat dan dinas terkait, guna mendapatkan konfirmasi resmi dan keberimbangan informasi (hak jawab) atas dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut.Release (Tim)

Contact Redaksi: 081377271073

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke. www.sumbartimesoke.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:55 WIB

Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026

Berita Terbaru