Gaya Hidup Mewah di Balik Kilau Tambang Solok, Aset Miliaran ‘N Kipek’ Jadi Sorotan Investigasi

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAR TIMES OKE, SOLOK. www.sumbartimesoke.id – Berbicara tentang geliat emas di kawasan Sumatra Barat, khususnya Kabupaten Solok, nama N Kipek seolah sudah menjadi legenda tersendiri di kalangan pelaku usaha hilir mudik pertambangan. Nama besar warga Kecamatan Payung Sekaki ini kian santer diperbincangkan seiring dengan kasat matanya kemewahan yang melekat pada kesehariannya.

Bukan sekadar rumor, hasil investigasi lapangan mendalam yang dilakukan oleh Tim Redaksi Sumbar Times Oke beberapa hari lalu berhasil menangkap potret visual dari roda perekonomian sang pengusaha. Sebuah hunian megah bak istana senilai puluhan miliar rupiah berdiri kokoh menjadi saksi bisu kesuksesan finansialnya. Tak hanya itu, deretan kendaraan mewah, termasuk satu unit mobil Rubicon berharga miliaran rupiah, kerap menghiasi perjalanannya. Dari ujung kepala hingga kaki, penampilan harian N Kipek memancarkan aura konglomerat lokal yang sukses besar memanfaatkan potensi emas di bumi Solok.

Namun, di balik kilau aset yang memukau mata publik tersebut, tersimpan tanda tanya besar mengenai legalitas dan pemenuhan regulasi lingkungan hidup. Sektor pertambangan yang menjadi urat nadi kekayaannya kini berada di bawah teleskop pengawasan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai media massa yang dikenal independen, tepercaya, dan selalu dinanti-nantikan informasinya oleh masyarakat Sumatra Barat, Sumbar Times Oke tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan kode etik jurnalistik yang ketat. Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh redaksi pada Senin, 1 Juni 2026 melalui saluran telepon seluler milik N Kipek. Meski nada sambung berstatus aktif, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi dari yang bersangkutan.

Langkah investigasi ini murni merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial pers demi kepentingan publik dan kelestarian daerah, sekaligus menjadi ruang terbuka bagi N Kipek untuk memberikan klarifikasi, edukasi, maupun perimbangan informasi. Publik kini menunggu, sejauh mana transparansi dan respons dari sang miliarder Solok dalam menanggapi sorotan tajam ini.(Tim STO)
Contact Redaksi: 081377271073

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke. www.sumbartimesoke.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:55 WIB

Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026

Berita Terbaru