*Menakar Komitmen Ekologi Ranah Minang: Urgensi Pengawasan Sektor Pertambangan dan Kehutanan demi Generasi Masa Depan*

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Penulis: Rispondi, S.I.Kom.* (Pemimpin Umum Media Sumbar Times Oke / Pemerhati Lingkungan)

*SUMBAR* – Sektor pertambangan dan kehutanan di Sumatera Barat kini berada pada titik krusial yang memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen pemangku kebijakan. Aktivitas eksploitasi tanpa izin, seperti Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan pembalakan liar (illegal logging), dinilai kian mengancam keberlangsungan ekosistem dan memicu bencana ekologis yang merugikan masyarakat luas.

Pemimpin Umum Media Sumbar Times Oke sekaligus Pemerhati Lingkungan, *Rispondi, S.I.Kom.,* menegaskan bahwa media memiliki peran sentral sebagai pilar keempat demokrasi dalam memastikan penyelenggaraan pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, fungsi kontrol sosial media harus berjalan optimal demi mengawal pemulihan lingkungan di bumi Minangkabau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap korelasi antara kerusakan wilayah hulu dengan rentetan bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan galodo, yang belakangan ini kerap melanda beberapa daerah di Sumatera Barat. Kerugian materi hingga hilangnya nyawa adalah alarm keras bahwa daya dukung alam kita sedang mengalami degradasi serius,” ujar Rispondi dalam keterangannya, Rabu (23/9).

Rispondi menyoroti tantangan penegakan hukum di lapangan. Isu mengenai adanya ruang kompromi logistik atau pengondisian operasional alat berat di area tambang ilegal menjadi diskursus yang berkembang di tengah publik. Hal ini menuntut transparansi dan penguatan fungsi pengawasan dari aparat penegak hukum (APH) guna mengikis segala bentuk spekulasi negatif dan menjaga marwah institusi penegak regulasi.

Secara akademis, Rispondi memaparkan bahwa keuntungan ekonomi jangka pendek yang dinikmati oleh segelintir oknum pelaku sama sekali tidak sebanding dengan biaya pemulihan lingkungan (environmental recovery cost) yang harus ditanggung oleh negara dan masyarakat adat. Polusi merkuri pada aliran sungai dan gundulnya kawasan hutan lindung memicu kerusakan jangka panjang yang bersifat irreversible (tidak dapat dipulihkan).

“Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak generasi mendatang. Apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita jika bentang alam Ranah Minang rusak demi ego ekonomi sesaat? Merawat alam hari ini adalah investasi peradaban untuk masa depan,” pungkasnya secara visioner.

Melalui rilis ini, Sumbar Times Oke mengajak seluruh pihak—baik pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, hingga masyarakat sipil—untuk memperkuat sinergi tata kelola lingkungan demi terwujudnya keadilan ekologis di Sumatera Barat.

Kontak Redaksi: 081377271073

Editor/Publisher: Sumbar Times Oke

Situs Resmi: www.sumbartimesoke.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maraknya PETI di Sumbar: Ujian Integritas Kapolda Baru Menumpas Mafia Tambang Emas Ilegal
Maraknya PETI di Sumbar: Ujian Integritas Kapolda Baru Menumpas Mafia Tambang Emas Ilegal
Menakar Dedikasi Roni Irawan: Episentrum Sinergi Birokrasi dan Entrepreneurship Visioner di Ambun Water Park Pasaman
Apel Perdana Plh Direktur Perumda Tirta Saiyo, Ediwarman Ajak Karyawan Tetap Semangat dan Kejar Target 2026
Menjaga Integritas Pilwanag: Menakar Kualitas Demokrasi Madani di Solok Selatan
Dugaan Maladministrasi Bantuan Pascabencana: Jeritan Petani Kayu Pasak dan Urgensi Transparansi PPL Agam
Warisi Api Perjuangan Rahmah El-Yunusiyyah, Diniyyah Puteri Gaungkan Semangat Santri Membangun Negeri
PMO Kota Sawahlunto Matangkan Hasil Verifikasi Validasi KDKMP dan Serahkan Sarana Prasarana Gerai Koperasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Maraknya PETI di Sumbar: Ujian Integritas Kapolda Baru Menumpas Mafia Tambang Emas Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Maraknya PETI di Sumbar: Ujian Integritas Kapolda Baru Menumpas Mafia Tambang Emas Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:39 WIB

Menakar Dedikasi Roni Irawan: Episentrum Sinergi Birokrasi dan Entrepreneurship Visioner di Ambun Water Park Pasaman

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Apel Perdana Plh Direktur Perumda Tirta Saiyo, Ediwarman Ajak Karyawan Tetap Semangat dan Kejar Target 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Menjaga Integritas Pilwanag: Menakar Kualitas Demokrasi Madani di Solok Selatan

Berita Terbaru