BUKITTINGGI, SUMBAR TIMES OKE www.sumbartimesoke.id — Percepatan pelaksanaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Bukittinggi terus didorong melalui penguatan koordinasi lintas pihak. Project Management Officer (PMO) Kota Bukittinggi, Ns. Dea Tri Reiza, S.Kep., melakukan koordinasi bersama Lurah Garegeh dan Ketua Pengurus KKMP sebagai bagian dari upaya memastikan perkembangan program dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Koordinasi tersebut tidak hanya membahas perkembangan kepengurusan dan keanggotaan KKMP, tetapi juga menindaklanjuti kebutuhan sarana pendukung koperasi, khususnya terkait rencana penyediaan gerai KKMP di Kota Bukittinggi.
Hingga saat ini, Kota Bukittinggi masih dalam proses menyiapkan lokasi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gerai KKMP. Karena itu, percepatan tidak hanya membutuhkan kesiapan dari sisi koperasi, tetapi juga komunikasi dan sinergi antara PMO dengan Pemerintah Kota Bukittinggi serta perangkat daerah dan instansi terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PMO Kota Bukittinggi, Ns. Dea Tri Reiza, S.Kep., mengatakan koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap bagian dari proses percepatan KKMP dapat terus ditindaklanjuti.
“Fokus kami adalah bagaimana percepatan KKMP ini bisa berjalan dengan baik. Kami terus berkoordinasi terkait perkembangan pengurus dan anggota, sekaligus melihat kebutuhan yang masih harus dipersiapkan, termasuk untuk gerai KKMP,” ujar Dea.
Menurut Dea, penyediaan gerai merupakan salah satu hal yang perlu dipersiapkan secara bersama-sama. Untuk itu, PMO terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, sehingga kebutuhan lokasi dan sarana pendukung KKMP dapat dikoordinasikan secara tepat.
“Untuk gerai, tentu ini membutuhkan sinergi bersama. PMO tidak bekerja sendiri. Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, pihak kelurahan, dan pengurus KKMP agar setiap kebutuhan dapat dibahas dan dicarikan langkah terbaik sesuai kondisi Kota Bukittinggi,” katanya.
Dea menambahkan, belum tersedianya gerai KKMP di Kota Bukittinggi saat ini merupakan bagian dari tahapan yang sedang dipersiapkan dan dikoordinasikan. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai kebutuhan program dan langkah yang perlu dilakukan untuk mempercepat realisasinya.
“Kami optimistis dengan koordinasi yang terus dilakukan, proses ini bisa semakin jelas arahnya. Kami akan terus mendorong komunikasi dengan pihak-pihak terkait agar persiapan KKMP, termasuk gerainya, dapat segera ditindaklanjuti,” tutur Dea.
Selain persoalan gerai, perkembangan pengurus dan anggota juga menjadi bagian penting dalam koordinasi. Kesiapan sumber daya pengelola dan basis keanggotaan dinilai perlu berjalan beriringan dengan kesiapan sarana agar KKMP dapat menjalankan fungsi dan kegiatan usahanya secara optimal.
Koordinasi di Garegeh menjadi salah satu bagian dari langkah PMO Kota Bukittinggi dalam memantau sekaligus mendorong percepatan KKMP. Dalam pelaksanaannya, PMO berperan menghubungkan dan mengoordinasikan berbagai kebutuhan program dengan pihak-pihak yang memiliki keterkaitan, baik di tingkat pemerintah daerah, instansi terkait, kelurahan, maupun pengurus koperasi.
Dengan sinergi tersebut, percepatan KKMP di Kota Bukittinggi diharapkan tidak berhenti pada kesiapan administrasi dan kepengurusan, tetapi juga berlanjut pada kesiapan sarana usaha dan operasional koperasi.
“Intinya, kami ingin semua bergerak bersama. Ketika ada hal yang perlu dikoordinasikan, kita komunikasikan dan cari langkah terbaik secara bersama-sama. Targetnya tentu agar KKMP di Kota Bukittinggi dapat segera berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Dea.( STO/ Defran)
Contac Redaksi; 081377271073
Editor/ Publisher; Sumbar Times Oke
www.sumbartimesoke.id













