Terkuak! Barang Korban Galodo Agam yang Hilang Pasca Bencana Ditemukan di Pengepul Rongsokan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGAM, SUMBAR TIMES OKE – Harapan warga Sawah Laweh Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam untuk mendapatkan keadilan mulai menemui titik terang. Satu per satu barang milik warga yang hilang dicuri pasca musibah banjir bandang (galodo) beberapa bulan lalu, dilaporkan mulai ditemukan di sebuah tempat pengepul rongsokan.

Penemuan barang-barang tersebut berlokasi di kawasan Surau Kariang, Lubuak Basung. Informasi ini membawa angin segar bagi warga yang selama ini merasa terpukul; tidak hanya karena kehilangan harta benda akibat bencana alam, tetapi juga karena ulah oknum yang memanfaatkan situasi sulit tersebut untuk mencuri.

Nopendri Kadir, perwakilan warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas titik terang ini. Ia berharap temuan di pengepul rongsokan tersebut menjadi pintu masuk bagi pihak kepolisian untuk membongkar jaringan pencurian yang meresahkan warga Sawah Laweh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga dengan ditemukannya sebagian barang warga ini, seluruh pelaku pencurian dapat segera ditangkap. Kami sangat berharap semua barang yang hilang bisa kembali, termasuk baut-baut Jembatan Bailey,” ujar Nopendri.

Kasus ini menjadi sorotan tajam karena pelaku tidak hanya menyasar rumah warga, tetapi juga nekat mencuri material vital seperti baut Jembatan Bailey. Padahal, jembatan tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Sumbar dan jajaran kepolisian yang dibangun secara khusus untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat galodo.

Warga kini menunggu langkah tegas dari aparat kepolisian untuk mengusut tuntas siapa saja oknum yang terlibat di balik penadahan barang rongsokan tersebut dan menangkap pelaku utama pencurian material jembatan serta harta benda pengungsi.( Rispondi, S.I.Kom.)

Release Rispondi

Publisher Rispondi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru