Akses Vital Pasaman – Pasaman Barat Rusak Parah, Masyarakat Keluhkan Kondisi Jalan Jelang Lebaran

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, tepatnya di ruas Kumpulan menuju Padang Sawah, kini dalam keadaan memprihatinkan. Berdasarkan pantauan jurnalistik Sumbar Times Oke di lapangan, jalur sepanjang kurang lebih 36 kilometer ini dipenuhi lubang menganga yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan terlihat merata di sepanjang jalan dengan kondisi aspal yang sudah banyak terkelupas. Buruknya sistem drainase di sisi kiri dan kanan jalan semakin memperparah keadaan; air meluap hingga ke badan jalan dan menciptakan kubangan air yang dalam di setiap lubang jalan. Selain badan jalan yang sempit, kurangnya perawatan rutin membuat akses ini terasa semakin tidak layak untuk dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat setempat dan pengguna jalan, mengingat Hari Raya Idul Fitri 1447 H hanya tinggal menghitung hari. Jalur Kumpulan-Padang Sawah diperkirakan akan mengalami lonjakan volume kendaraan selama arus mudik dan balik, namun kondisi jalan yang “babak belur” ini justru berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan panjang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat khawatir, apalagi sebentar lagi Lebaran. Jalan ini dipenuhi lubang dan air sering meluap ke jalan karena drainase tidak terurus. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata sebelum ada korban jiwa,” ujar salah seorang warga yang melintas.

Hingga saat ini, masyarakat di sepanjang jalur tersebut terus mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan darurat atau pengaspalan ulang. Perbaikan ini dianggap mendesak guna menjamin kelancaran konektivitas antar-kabupaten serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya di kampung halaman.( Rispondi,S.I.Kom.)

Release Rispondi

Publisher Rispondi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru