Amankan Mudik Lebaran 2026, Polres Pasaman Barat Siagakan 112 Personel dalam Operasi Ketupat Singgalang

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMPANG EMPAT, SUMBAR TIMES OKE – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat resmi memulai Operasi Ketupat Singgalang 2026 untuk mengawal kelancaran arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kesiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik, di halaman Mako Polres setempat, Kamis sore (12/3/2026).

Mengangkat tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, operasi tahunan ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar melalui sinergi lintas sektoral.

“Apel ini adalah pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Polri berkomitmen penuh bersama TNI dan instansi terkait untuk menyukseskan pengamanan mulai dari arus mudik, salat Idulfitri, hingga arus balik nanti,” ujar AKBP Agung Tribawanto saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima Pos Strategis dan Pengamanan Objek Vital
Di wilayah hukum Pasaman Barat, Polres menyiagakan 112 personel yang didukung oleh TNI Kodim 0305/Pasaman serta jajaran pemerintah daerah. Untuk melayani pemudik, Polres Pasaman Barat mendirikan lima titik pos strategis:

Pos Pengamanan: Objek wisata Pantai Air Bangis (Kec. Sungai Beremas).
Pos Pengamanan: Pantai Pohon Seribu Sasak (Kec. Sasak Ranah Pasisie).

Pos Pelayanan: Pusat kota Simpang Empat (Kec. Pasaman).

Pos Pelayanan: Pasar Durian Kilangan (Kec. Kinali).

Pos Pelayanan: Pasar Ujung Gading (Kec. Lembah Melintang).

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga fokus mengamankan objek vital seperti rumah ibadah, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi warga.

Antisipasi Puncak Arus Mudik dan Ketersediaan BBM
Berdasarkan prediksi rakor lintas sektoral, puncak arus mudik gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14-15 Maret 2026. Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel sudah menempati pos masing-masing sejak hari ini.

“Kami juga berkoordinasi dengan Pemda untuk terus memonitor stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di setiap SPBU. Kami ingin memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat selama perjalanan mudik tetap terpenuhi tanpa kendala,” tambah AKBP Agung.

Apel gelar pasukan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Pasaman Barat, di antaranya Ketua DPRD Dirwansyah, Wakil Ketua PN Doni Prianto, Kepala BNN Rangga Noverio, perwakilan Kemenag, serta jajaran Kepala Dinas terkait.

Dengan kesiapan armada kendaraan operasional dan personel yang optimal, Polres Pasaman Barat mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan di jalan dan memanfaatkan fasilitas pos pelayanan yang telah disediakan sebagai tempat istirahat jika merasa lelah.( Rispondi, S.I.Kom.)
Realese Rispondi

Publisher Rispondi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru