MOBIL TRAVEL PEKANBARU-PADANG BERISI 7 ORANG MASUK JURANG DI LEMBAH ANAI

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

SUMBAR TIMES OKE – Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BL 1453 LL masuk jurang di kawasan Lembah Anai, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Jalan Padang—Bukittinggi, pada Jumat (17/4/2026) pagi.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Padang Panjang, Jhon Eriko, mengatakan bahwa mobil tersebut merupakan mobil travel Pekanbaru-Padang. Ia menyebut bahwa bahwa mobil itu masuk jurang di Kelok Pergedel pukul 4.45 WIB.

Setelah mendapatkan informasi kecelakaan itu dari warga, kata Jhon, ia mengerahkan enam personel ke lokasi pukul 5.10 WIB untuk mengevakuasi korban dari jurang ke atas jalan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mobil itu berisi tujuh orang. Ada yang patah, luka berat, dan luka ringan, ujar Jhon ke pada sumbar times oke.

Jhon kemudian menginformasikan identitas ketujuh orang yang berada dalam mobil itu. Pertama, Dedi Sirait, sopir travel, warga Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau. Ia mengalami luka berat dan dirujuk ke RS Yarsi Padang Panjang. Kedua, Ronald Arifin, penumpang, waga Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Padang. Ia mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Padang Panjang. Ketiga, Delfa Nelti, penumpang, warga Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Ia mengalami luka ringan dan dibawa ke RS Yarsi Padang Panjang. Keempat, Yenni Rasma, penumpang, warga Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru. Ia mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Padang Panjang. Kelima, Nayan, warga Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman. Ia mengalami luka ringan dan dibawa ke RS Yarsi Padang Panjang.

Oplus_131072

Dua penumpang lagi identitasnya belum diketahui. Mereka mengalami luka ringan dan dibawa ke ke RS Yarsi Padang Panjang, tutur Jhon.

Oplus_131072

Selain personel Bidang Damkar dan Penyelamatan Padang Panjang, kata Jhon, unsur lain yang terlibat dalam evakuasi itu ialah polisi, BPBD, Public Safety Center 119, dan warga. Ia menyebut bahwa tim gabungan selesai mengevakuasi korban pukul 7.36 WIB

Oplus_131072

Release NOFRISKI YOLANDO, S.H.

Editor/Publisher NOFRISKI YOLANDO, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru