DIBAYANGI PTDH! Kasat Reskrim Polres Pasaman Terpukul, Isak Tangis dan Ketakutan Menghantui Usai Dilaporkan ke Kadiv Propam

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE  – Suasana mencekam kini menyelimuti internal Satreskrim Polres Pasaman. Sosok AKP Fion Joni Hayes, yang menjabat sebagai Kasat Reskrim, dikabarkan berada dalam tekanan batin yang luar biasa. Air mata tak terbendung, tubuh menggigil, hingga rasa ketakutan yang mendalam menyelimuti dirinya setelah sebuah laporan resmi mendarat di meja Kadiv Propam Polri di Jakarta.

Bukan tanpa alasan, laporan yang dilayangkan oleh Rispondi, S.I.Kom., Pemimpin Media Sumbar Times Oke, membawa rentetan dugaan pelanggaran berat yang mengancam karier sang AKP. Bayang-bayang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kini seolah nyata di depan mata, menghantui setiap langkahnya akibat dugaan pembiaran berbagai praktik ilegal di wilayah hukumnya.

Gunung Masalah yang Meruntuhkan Mental
Laporan setebal beberapa halaman itu membedah “dapur” penegakan hukum di Pasaman yang dinilai mati suri. Beberapa poin krusial yang membuat posisi AKP Fion Joni Hayes terpojok antara lain:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PETI & Alat Berat: Dugaan pembiaran tambang emas ilegal di Dua Koto yang menggunakan alat berat namun tak tersentuh hukum.

Pembalakan Liar: Misteri hilangnya hutan di Alahan Mati yang hingga kini laporannya menguap begitu saja.

Mafia Subsidi: Dugaan permainan distribusi pupuk dan BBM bersubsidi yang mencekik rakyat kecil.
Rokok Ilegal: Maraknya peredaran rokok tanpa cukai yang diduga sengaja dipelihara.

Intimidasi Pers: Informasi mengenai adanya tekanan terhadap jurnalis yang mencoba mengungkap kebenaran.

Penyesalan yang Terlambat?
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa sang Kasat Reskrim kini didera rasa bersalah yang mendalam. Ketakutan akan sanksi etik dan pidana dari Mabes Polri membuatnya tak lagi tenang. Bayangan kehilangan seragam cokelat kebanggaannya melalui proses PTDH menjadi momok yang terus mengejar, membuat mentalnya jatuh di titik terendah.

“Laporan ini adalah bentuk pengawasan masyarakat. Kami meminta Kadiv Propam Polri bertindak tegas. Jika terbukti ada main mata dengan pelaku kejahatan, sanksi terberat adalah harga mati,” tegas Rispondi dalam keterangannya.

Menanti Ketegasan Mabes Polri
Laporan ini juga ditembuskan langsung kepada Kapolri, Kompolnas, hingga Kapolda Sumbar. Publik kini menunggu, apakah isak tangis dan ketakutan sang Kasat akan berakhir pada pertobatan penegakan hukum, atau justru menjadi babak terakhir dari perjalanan kariernya di kepolisian.

Di tengah desakan pemeriksaan internal yang profesional dan independen, posisi AKP Fion Joni Hayes benar-benar di ujung tanduk. Profesionalitas Polri kini sedang diuji: apakah akan melindungi oknum, atau berdiri tegak demi keadilan masyarakat Pasaman? by; (Tim)

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru