Otong Rosadi Tekankan Politik Luar Negeri Indonesia Harus Konsisten dengan Konstitusi

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, SUMBAR TIMES OKE  – Pakar politik hukum Otong Rosadi menegaskan pentingnya konsistensi politik luar negeri Indonesia dengan amanat konstitusi dalam Seminar Internasional yang digelar Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Sabtu, 2 Mei 2026, di aula kampus.

Seminar bertema “Politik Hukum Kebijakan Luar Negeri Indonesia dalam Perubahan Lanskap Geopolitik Perang Iran–AS–Israel” itu juga menghadirkan Suyatno Ladiqi dari Universiti Sultan Zainal Abidin serta akademisi nasional, termasuk Dr. Zennis Helen.

Dalam paparannya, Otong Rosadi menegaskan bahwa arah politik luar negeri Indonesia harus berpijak pada Alinea keempat Pembukaan UUD 1945, khususnya prinsip ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Prinsip tersebut, menurutnya, merupakan dasar normatif yang tidak boleh diabaikan dalam menghadapi dinamika global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa pengalaman sejarah penjajahan oleh Belanda telah membentuk karakter politik luar negeri Indonesia yang anti-kolonialisme, sekaligus melahirkan posisi strategis Indonesia dalam Gerakan Non-Blok.

Lebih lanjut, Otong Rosadi menyoroti eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang dinilai tidak hanya berdampak pada stabilitas politik, tetapi juga memicu krisis kemanusiaan dan tekanan ekonomi global.

Ia juga menekankan pentingnya kawasan strategis seperti Selat Hormuz sebagai jalur vital energi dunia yang turut memengaruhi geopolitik internasional. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai perlu memperkuat perannya sebagai middle power yang konsisten dengan prinsip bebas aktif.

Seminar berlangsung dinamis melalui sesi diskusi interaktif. Para peserta menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan komitmen global Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Otong Rosadi menutup paparannya dengan menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan geopolitik global, tetapi harus tampil sebagai negara yang tegas, aktif, dan berprinsip dalam memperjuangkan keadilan internasional.(Tim)

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru