PEKANBARU, SUMBAR TIMES OKE – Pakar politik hukum Otong Rosadi menegaskan pentingnya konsistensi politik luar negeri Indonesia dengan amanat konstitusi dalam Seminar Internasional yang digelar Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Sabtu, 2 Mei 2026, di aula kampus.
Seminar bertema “Politik Hukum Kebijakan Luar Negeri Indonesia dalam Perubahan Lanskap Geopolitik Perang Iran–AS–Israel” itu juga menghadirkan Suyatno Ladiqi dari Universiti Sultan Zainal Abidin serta akademisi nasional, termasuk Dr. Zennis Helen.
Dalam paparannya, Otong Rosadi menegaskan bahwa arah politik luar negeri Indonesia harus berpijak pada Alinea keempat Pembukaan UUD 1945, khususnya prinsip ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Prinsip tersebut, menurutnya, merupakan dasar normatif yang tidak boleh diabaikan dalam menghadapi dinamika global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa pengalaman sejarah penjajahan oleh Belanda telah membentuk karakter politik luar negeri Indonesia yang anti-kolonialisme, sekaligus melahirkan posisi strategis Indonesia dalam Gerakan Non-Blok.
Lebih lanjut, Otong Rosadi menyoroti eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang dinilai tidak hanya berdampak pada stabilitas politik, tetapi juga memicu krisis kemanusiaan dan tekanan ekonomi global.
Ia juga menekankan pentingnya kawasan strategis seperti Selat Hormuz sebagai jalur vital energi dunia yang turut memengaruhi geopolitik internasional. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai perlu memperkuat perannya sebagai middle power yang konsisten dengan prinsip bebas aktif.
Seminar berlangsung dinamis melalui sesi diskusi interaktif. Para peserta menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan komitmen global Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Otong Rosadi menutup paparannya dengan menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan geopolitik global, tetapi harus tampil sebagai negara yang tegas, aktif, dan berprinsip dalam memperjuangkan keadilan internasional.(Tim)
Editor/ Publisher Sumbar Times Oke













