PEKANBARU, SUMBAR TIMES OKE – Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat di Pekanbaru masih kesulitan mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar.
Kelangkaan tersebut memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bahkan, antrean kendaraan roda dua dan roda empat sudah terlihat sejak dini hari, sebelum SPBU mulai beroperasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di SPBU Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar dua kilometer pada Minggu 3 Mai 2026 pagi.
Sejak pukul 05.00 WIB, ratusan kendaraan telah memadati area tersebut meskipun SPBU belum buka.
Kondisi serupa juga terjadi di SPBU di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, tepatnya di depan Hotel Pangeran Pekanbaru. Puluhan kendaraan sudah mengantre bahkan sebelum operasional dimulai sekitar pukul 06.00 WIB.
Tidak hanya antrean, sejumlah SPBU juga dilaporkan kehabisan stok BBM subsidi. Di antaranya SPBU di kawasan Lintas Timur, Kulim, serta beberapa SPBU lain di sekitar pusat Kota Pekanbaru yang mengalami kekosongan Pertalite dan Biosolar.
Sementara itu, Pertamina sebelumnya mengakui adanya peningkatan konsumsi BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang 1–3 Mei 2026. Kondisi ini disebut menjadi penyebab kepadatan di sejumlah SPBU.Sebagai langkah antisipasi, Pertamina mengklaim telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Pertalite dan Biosolar hingga 20 persen dari rata-rata normal, serta menambah armada mobil tangki dan mempercepat distribusi ke SPBU.