Masyarakat Inderapura Kecewa: Janji Pemda Pessel Bentuk Pansus PT Incasi Raya Diduga Fiktif

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAINAN, SUMBAR TIMES OKE. www.sumbartimesoke.id – Kekecewaan mendalam kembali melanda masyarakat Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Perjuangan menuntut hak realisasi kebun plasma 20% dari PT Incasi Raya menemui jalan buntu. Pemerintah Daerah (Pemda) Pesisir Selatan diduga memberikan informasi palsu terkait jadwal penyelesaian sengketa tersebut.

Sengketa ini mencuat setelah Pemda Pessel mengeluarkan surat Sekretaris Daerah Nomor: 500.6.14.3/Distan/2026 tertanggal 6 Mei 2026.

Surat tersebut menyatakan bahwa rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD untuk menyelesaikan masalah ini dijadwalkan pada 11–15 Mei 2026.Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Ormas Inderapura Bersatu Berdaulat, Luki Andrisko, S.H., mengungkapkan bahwa pihak DPRD Pesisir Selatan belum memiliki agenda tersebut.”Kami sudah berkoordinasi langsung dengan DPRD Kab. Pesisir Selatan. Hasilnya mengejutkan, belum ada agenda apa pun mengenai rapat pembentukan Pansus di sana,” ujar Luki Andrisko.

Ketidaksinkronan data ini memicu amarah warga. Masyarakat merasa dipermainkan oleh jawaban Pemda yang dinilai tidak bertanggung jawab dan tidak memiliki dasar yang jelas.”Jika DPRD menyatakan belum ada agenda, lalu apa dasar Pemda berani menulis tanggal rapat tersebut? Ini membuat masyarakat berasumsi bahwa Pemda ingin lepas tangan dari konflik agraria ini,” tegas perwakilan masyarakat.

Masyarakat mengingatkan bahwa Bupati memiliki kewenangan penuh untuk mengevaluasi data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait izin perkebunan sawit dan investor di Pesisir Selatan. Kelalaian ini dinilai sebagai kegagalan pemerintah dalam melindungi hak-hak rakyat kecil.Meskipun harus menelan pil pahit, Ormas Inderapura Bersatu Berdaulat menegaskan perjuangan tidak akan berhenti. Mereka akan terus menuntut hak plasma sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”Asa itu masih ada. Kami akan tetap terus berjuang sampai tuntutan masyarakat Inderapura terealisasi,” tutup Luki.Release by: Jhoni Indra Gunawan

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru