Jalur Kumpulan-Padang Sawah Lumpuh Total, Mudik Lebaran 1447 H Terancam Bahaya

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUMPULAN,PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE – Menjelang hitungan hari menuju perayaan Idul Fitri 1447 H, kondisi jalan lintas Kumpulan – Padang Sawah kian memprihatinkan. Jalan sepanjang kurang lebih 36 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat ini mengalami kerusakan total dan hingga kini belum tersentuh perbaikan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi aspal yang mayoritas sudah terkelupas dan menyisakan lubang-lubang besar sedalam kubangan air. Drainase yang buruk menyebabkan air meluap ke badan jalan, menciptakan genangan lumpur yang menyulitkan pengendara. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi ini kini tampak tak terawat dan luput dari perhatian dinas terkait.

Kerusakan diperparah dengan tingginya volume kendaraan berat yang melintas setiap harinya. Mulai dari truk gandeng pengangkut material tambang pasir, tangki CPO, truk sawit, hingga bus lintas provinsi seperti ALS. Akibat badan jalan yang sempit dan rusak, sering terjadi kemacetan saat kendaraan besar berpapasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sering harus mengalah, bahkan mundur mencari bahu jalan yang lebih lebar agar bisa lewat. Perjalanan dari Kumpulan ke Padang Sawah sekarang memakan waktu jauh lebih lama karena kondisi jalan rusak total,” ujar salah seorang pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi tersebut.

Masyarakat dan pengguna jalan merasa sangat dirugikan, apalagi jalur ini merupakan rute terpadat yang akan dilalui ribuan pemudik dalam waktu dekat. Warga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan perbaikan darurat sebelum jatuh korban jiwa akibat infrastruktur yang tidak layak.

“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini. Jangan tunggu lebaran tiba baru sibuk, sementara sekarang warga sudah sangat menderita,” tegas masyarakat setempat.( Rispondi, S.I.Kom.)

Release Rispondi

Publisher Rispondi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru