PADANG, SUMBAR TIMES OKE – Saat takbir mulai menggema memecah sunyi, menyelinap di antara bukit dan lembah Ranah Minang, terpancarlah secercah harapan baru di hari yang fitri. Menyongsong fajar Idul Fitri 1447 H, Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Machfud, S.E., M.Si., membawa pesan kesejukan dari lubuk hati yang paling dalam.
Di tengah suasana penuh khidmat di Kota Padang, Sang Jenderal bersama keluarga besar menyampaikan untaian kata sebagai jembatan silaturahmi bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat. Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan, melainkan momentum untuk membasuh jiwa dari debu kekhilafan.
Sebagai penutup silaturahmi lisan ini, Brigjen TNI Machfud mempersembahkan bait pantun khas Nusantara:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Membeli selasih di Pasar Raya,
Harum baunya di atas nampan.
Selamat Idul Fitri hari yang mulia,
Salah dan khilaf mohon dimaafkan.
Memetik manggis di kebun Pak Tani,
Manis rasanya segar di lidah.
Mari rajut kembali ukhuwah di hati,
Agar hidup semakin berkah.
“Kemenangan sejati adalah saat kita mampu menundukkan ego dan membuka pintu maaf selebar-lebarnya. Dari kami sekeluarga, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Brigjen TNI Machfud dengan nada penuh ketulusan.
Semoga semangat Idul Fitri kali ini memperkokoh persatuan di Bumi Wirabraja, membawa kedamaian yang abadi bagi kita semua.( Tim. Bebil, Nofrisky dan Jefry)
Publisher Rispondi, S.I.Kom.












