Pengadaan Kertas Ijazah SD-SMP di Padang Diduga Dikondisikan, Kadisdik Mulai “Gemetar” Dibayangi Jerat Pidana?

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, SUMBAR TIMES OKE. www.sumbartimesoke.id – Dugaan praktik pengondisian proyek kedinasan kembali menerpa institusi pendidikan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang kini berada di bawah sorotan tajam terkait indikasi pengarahan pengadaan kertas ijazah untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Padang.

Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan bahwa pengadaan dokumen negara tersebut diduga kuat telah diatur sedemikian rupa oleh oknum di Dinas Pendidikan. Pembiayaannya dibebankan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan tarif sebesar Rp25.000 untuk setiap siswa.

Tidak tanggung-tanggung, alur pengondisian ini disinyalir bergerak secara terstruktur. Pihak dinas diduga memanfaatkan jaringan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di tingkat kecamatan untuk jenjang SD, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk jenjang SMP guna mengarahkan para kepala sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada indikasi kuat bahwa pengadaan ini dikunci untuk satu pintu. Seluruh sekolah diarahkan menunjuk satu vendor yang sama,” ujar sumber media ini yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Lebih lanjut, sumber tersebut mengungkapkan bahwa pihak penyedia yang ditunjuk dalam pusaran proyek ini adalah CV Adab Utama. Praktik penunjukan tunggal yang diduga difasilitasi oleh kebijakan internal disdik ini memicu pertanyaan besar terkait transparansi dan kepatuhan terhadap aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Dugaan pengondisian yang menjurus pada praktik monopoli ini tentu berpotensi menabrak aturan hukum pidana, khususnya terkait penyalahgunaan wewenang dan korupsi dana BOS. Situasi ini dinilai bisa membuat jajaran pengambil kebijakan di Dinas Pendidikan Kota Padang, termasuk Kepala Dinas, berada dalam posisi yang tidak aman dan dibayangi ketakutan akan pemeriksaan aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Sumbar Times Oke masih terus berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang serta pihak CV Adab Utama guna mendapatkan klarifikasi berimbang. Redaksi berkomitmen memberikan ruang hak jawab sepenuhnya bagi pihak-pihak terkait demi kejelasan informasi di tengah masyarakat. (Tim)

Contact Redaksi 081377271073

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru