BUNTUT KABURNYA ALUNG SAAT MAU DI- BAP, PERWIRA POLDA JAMBI KENAK SANKSI DEMOSI: LALAI ATAU DILEPAS?

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Oplus_131072
Oplus_131072

PEKANBARU, SUMBAR TIMES OKE –
Polda Jambi memberi sanksi Demosi terhadap Perwira di Ditresnarkoba akibat Kaburnya kurir sabu 58 Kg saat hendak diperiksa di ruang penyidik.

Peristiwa yang bikin heboh ini tentu menjadi sorotan kinerja Polda Jambi dalam keseriusan menangani kasus peredaran narkoba.
Meski sudah 6 bulan berlalu, Polda Jambi baru merilis kaburnya kurir sabu 58 kg bernama Alung alias MA yang saat hendak diperiksa di ruang penyidik Ditresnarkoba Polda Jambi.

Karena kasus tersebut, Polda Jambi menjatuhkan sanksi demosi dua tahun terhadap seorang perwira.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji mengatakan, dalam kasus ini satu seorang perwira berpangkat AKBP.
Polisi itu ialah AKBP Nurbani, Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jambi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kelalaian, satu orang yang tanggung jawab saat itu dan itu murni kelalaian yang bersangkutan. Yang kena demosi atas nama AKBP MN, kata Erlan dalam rilis pers di Polda Jambi, Selasa, 7 April 2026.

Erlan menjelaskan, sanksi itu dijatuhkan atas putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) oleh Bidang Propam Polda Jambi. Selain demosi, AKBP Nurbani juga dikenai sanksi permohonan maaf secara terbuka di hadapan sidang KKEP.
Perbuatan Pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela atau tidak profesional, ujar Erlan.

Kasus kaburnya Alung bermula saat polisi melakukan pengungkapan pengiriman sabu pada 9 Oktober 2025. Saat itu, Polda Jambi berhasil mengungkap peredaran sabu dari Medan, Sumatera Utara.
Selain Alung, polisi menangkap dua pelaku lain, yakni Agit Putra Ramadan (24) dan Juniardo (30).Bagaimana tidak, pria berusia 21 tahun bernama asli M. Alung Ramadhan alias Alung, bisa-bisanya lolos usai ditangkap polisi.

Polda Jambi pun disorot karena mudahnya seorang tersangka bisa kabur.
Yang bikin heran lagi, ternyata Alung kabur sejak 12 Oktober 2025 namun baru dirilis hari ini. Kini, kepolisian pun kelabakan dibuatnya meski oknum penyidik sudah ada yang disanksi Propam.
Terbaru, Polda Jambi pun telah menetapkan Alung sebagai DPO. Pria berusia 23 tahun itu, diketahui memiliki ciri-ciri dengan tinggi badan 170 cm. Alung juga diketahui memiliki tato di bagian dada.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Erlan Munaji mengatakan, pihaknya tengah memburu pelarian Alung. Namun, terdapat dua tersangka lain yang sudah masuk tahap persidangan.
Sampai saat kami masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap MA, juga telah meminta bantuan Bareskrim Polri dan Polda lainnya,” kata Munaji, Sabtu, 4 April 2026.
Meski sudah 6 bulan Alung lolos akibat insiden kelalaian ini,Polda Jambi belum berhasil menangkapnya.

Release Nofriski Yolando, S.H.

Editor/ Publisher Nofriski Yolando, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru