*PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE* – Ruas jalan strategis yang menghubungkan Kumpulan (Kabupaten Pasaman) menuju Padang Sawah (akses ke Pasaman Barat) kini berada dalam kondisi kritis. Jalur sepanjang kurang lebih 36 kilometer tersebut mengalami kerusakan parah dengan kondisi aspal terkelupas, bahu jalan hancur, dan lubang menganga di hampir seluruh badan jalan.
Kerusakan masif ini diduga kuat akibat aktivitas harian puluhan unit Dump Truck Tronton dan armada roda gandeng membawa hasil tambang ( sirtu) milik PT Aura Mandiri Sejahtera. Perusahaan tersebut diketahui rutin mengangkut material Sirtu (pasir batu) menuju Payakumbuh dengan tonase yang ditengarai jauh melampaui kapasitas jalan (over capacity), yakni mencapai lebih dari 29 ton per kendaraan.
📌 Poin Utama Kerugian Masyarakat:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Infrastruktur Hancur: Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi antar kabupaten kini nyaris tak berbentuk akibat beban muatan yang berlebihan setiap hari.

Arogansi di Jalan: Pengguna jalan lain mengeluhkan perilaku operasional armada PT Aura Mandiri Sejahtera. Kendaraan kecil seringkali dipaksa mengalah, menepi ke bahu jalan yang rusak, bahkan harus mundur untuk memberi jalan bagi truk raksasa tersebut.
Intimidasi Pemandu: Adanya praktik “pemandu jalan” dari pihak perusahaan yang secara sepihak menghentikan atau meminggirkan kendaraan masyarakat demi kelancaran truk mereka, memicu kekesalan mendalam bagi warga yang melintas.
Masyarakat meminta pemerintah daerah dan pihak kepolisian segera turun tangan untuk menindak tegas pelanggaran tonase ini. “Kami yang menanggung rusaknya jalan, mereka yang meraup untung. Ini tidak adil,” ujar salah seorang pengguna jalan yang sering terjebak kemacetan akibat armada tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pengangkutan Sirtu oleh PT Aura Mandiri Sejahtera masih terus berlangsung tanpa adanya tanda-tanda perbaikan jalan maupun penyesuaian muatan, sementara warga terus dihantui bahaya kecelakaan di jalur yang luluh lantak tersebut.( Tim).
Editor/ Publisher Sumbar Times Oke













