PARIAMAN, SUMBAR TIMES OKE. www.sumbartimesoke.id – Gema takbir mulai berkumandang memuji kebesaran Allah SWT, menandai datangnya Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang penuh dengan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepasrahan diri kepada Sang Pencipta. Di hari yang suci ini, tokoh masyarakat Kota Pariaman, Afrizoni—atau yang akrab dipanggil Peri—bersama keluarga besarnya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membersihkan hati dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Bagi keluarga besar Afrizoni, Iduladha bukan sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan momen emas untuk merekatkan kembali hubungan antar sesama, saling berbagi kebahagiaan, dan memperbanyak rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan.
“Iduladha adalah simbol ketaatan dan keikhlasan. Di hari yang baik ini, kami sekeluarga ingin membuka pintu maaf yang seluas-luasnya atas segala khilaf, baik kata maupun perbuatan,” ujar Afrizoni (Peri) dalam pesan damainya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui rilis ini, kehangatan dari Kota Pariaman juga dirangkai indah dalam bait pantun tradisional yang sarat akan makna religius dan budaya:
Pergi ke pasar membeli kain,Kain dipakai indah dipandang;Mohon maaf lahir dan batin,Selamat Iduladha dari Pariaman Kota Berbintang.
Hewan kurban disembelih bersama,Tanda ikhlas takwa kepada-Mu;Selamat Hari Raya Iduladha,Semoga berkah selalu menyertaimu.
Menutup pesannya, Afrizoni sekeluarga mendoakan agar ibadah kurban yang dilaksanakan oleh seluruh umat Muslim pada tahun 1447 H ini diterima di sisi Allah SWT dan membawa kedamaian, kemakmuran, serta keberkahan bagi Kota Pariaman tercinta dan sekitarnya.
“Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Mohon Maaf Lahir dan Batin.Release by: Rispondi, S.I.Kom.
Contact Redaksi 081377271073
Editor/ Publisher Sumbar Times Oke. www.sumbartimesoke.id













