Pasaman Darurat Mafia Pupuk: Polisi Tidur Saat ‘Bentor’ Pelangsir Bebas Berkeliaran di Depan Mata?

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANTI, SUMBAR TIMES OKE – Komitmen Polres Pasaman dalam mengawal hak petani kecil kini dipertanyakan besar-besaran. Di tengah jeritan petani yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, praktik “pelangsiran” justru terjadi secara terang-terangan di wilayah hukum mereka tanpa tersentuh hukum.

Pada Selasa sore (21/04/2026), sekitar pukul 17.42 WIB, sebuah pemandangan miris terekam di Gang SD LB, Nagari Panti, Kecamatan Panti. Satu unit Becak Motor (Bentor) tampak sarat muatan pupuk subsidi yang diduga kuat hasil kongkalikong dengan kelompok tani tertentu.

Pupuk yang seharusnya jatuh ke tangan petani yang berhak, diduga sedang dilarikan menuju gudang milik oknum berinisial P. Ironisnya, aktivitas yang merugikan negara dan rakyat kecil ini dilakukan di sore hari yang terang benderang, seolah pelaku tidak memiliki rasa takut sedikitpun terhadap aparat penegak hukum.

“Ini jelas tamparan keras bagi Polres Pasaman. Bagaimana mungkin praktik ilegal menggunakan bentor bisa melenggang bebas? Apakah intelijen dan patroli polisi hanya pajangan, atau memang ada pembiaran?” ujar seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Masyarakat mulai mencibir kinerja jajaran Polres Pasaman yang dianggap mandul dalam mengendus pergerakan mafia pupuk di wilayah Panti. Jika untuk mengamankan distribusi pupuk di tingkat kecamatan saja tidak mampu, publik wajar bertanya-tanya: untuk siapa sebenarnya polisi bekerja?

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan pupuk di atas bentor tersebut dilaporkan telah sampai ke gudang tujuan tanpa ada pencegatan. Rakyat kini menanti, apakah Kapolres Pasaman punya keberanian untuk menyapu bersih komplotan pelangsir ini, atau justru membiarkan institusinya terus dicap tidak berdaya oleh masyarakatnya sendiri.(Tim)

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLDA JATENG BONGKAR SINDIKAT EKSPOR ILEGAL LINTAS NEGARA
WARGA RI KIAN GEMAR PAKAI QRIS
HARGA EMAS ANTAM HARI INI ANJLOK RP50.000 PER GRAM, INI DAFTAR LENGKAP SEMUA UKURAN
TINDAK LANJUTI PERINTAH PRABOWO, KAPOLRI BENTUK SATGAS BERANTAS PENYELUNDUPAN
Arogansi Mafia PETI Duo Koto: Menantang Hukum, Mempermalukan Institusi Polri
Skandal Penegakan Hukum di Pasaman: Operasi PETI Hanya “Gincu”, Alat Berat Kembali Menjarah Bumi Duo Koto
Polres 50 Kota Bongkar Jaringan Narkoba di Guguak: Sabu dan Ganja Disita dari Tangan Tersangka AF
PEMKAB PASAMAN PERKETAT ATURAN HIBURAN ORGEN TUNGGAL GUNA MENJAGA KETENTRAMAN MASYARAKAT

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:29 WIB

POLDA JATENG BONGKAR SINDIKAT EKSPOR ILEGAL LINTAS NEGARA

Kamis, 23 April 2026 - 05:16 WIB

WARGA RI KIAN GEMAR PAKAI QRIS

Rabu, 22 April 2026 - 08:02 WIB

HARGA EMAS ANTAM HARI INI ANJLOK RP50.000 PER GRAM, INI DAFTAR LENGKAP SEMUA UKURAN

Rabu, 22 April 2026 - 04:24 WIB

Pasaman Darurat Mafia Pupuk: Polisi Tidur Saat ‘Bentor’ Pelangsir Bebas Berkeliaran di Depan Mata?

Selasa, 21 April 2026 - 03:40 WIB

TINDAK LANJUTI PERINTAH PRABOWO, KAPOLRI BENTUK SATGAS BERANTAS PENYELUNDUPAN

Berita Terbaru

Uncategorized

POLDA JATENG BONGKAR SINDIKAT EKSPOR ILEGAL LINTAS NEGARA

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:29 WIB

Oplus_131072

Uncategorized

WARGA RI KIAN GEMAR PAKAI QRIS

Kamis, 23 Apr 2026 - 05:16 WIB