TENTANG HIDUP DAN MATI: Jalan Kumpulan-Padang Sawah “Hancur Lebur” Dihantam Beban 420 Ton Tiap Hari, Publik Desak Direktur PT Aura Mandiri Sejahtera Diperiksa

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE – Jeritan hati pengguna jalan Kumpulan menuju Padang Sawah kini berubah menjadi kemarahan publik. Jalan sepanjang 36 kilometer yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Pasaman kini kondisinya tak ubahnya kubangan raksasa yang siap menelan korban jiwa.

Pantauan tim investigasi Sumbar Times Oke di lapangan menemukan fakta yang mencengangkan sekaligus mengerikan. Untuk menempuh jarak hanya 10 kilometer dari Simpang Kumpulan menuju perbatasan Nagari Simpang, pengendara harus bertaruh nyawa selama lebih dari satu jam. Lubang-lubang besar menganga di badan jalan, memaksa kendaraan merayap dan seringkali terperosok ke dalam lubang yang sangat dalam.

Diduga biang kerok hancurnya jalan ini terungkap dengan jelas. Setiap harinya, sebanyak 10 unit armada dump truck roda gandeng membawa Pasir dan batu (sirtu) milik PT Aura Mandiri Sejahtera melintas tanpa ampun. Fakta berat beban yang dibawa sangatlah gila: muatan sirtu seberat – + 30 ton ditambah berat kosong mobil sekitar – + 12 ton. Artinya, jalan kelas kabupaten/ Provinsi ini harus menanggung beban fantastis 42 ton per unit, atau total 420 ton setiap harinya!

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan lagi jalan raya, ini jalur penyiksaan. Aspal mana yang sanggup menahan beban 42 ton per mobil setiap hari? Kami melihat sendiri bagaimana truk raksasa yang mengankut hasil tambang pasir dan bebatuan milik PT Aura Mandiri Sejahtera yang menuju Payakumbuh itu menghancurkan infrastruktur publik tanpa rasa bersalah,” lapor jurnalis Sumbar Times Oke dari lokasi kejadian.

Keberanian Sumbar Times Oke dalam membongkar praktik yang merusak fasilitas negara ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Kini, mata publik tertuju tajam pada Aparat Penegak Hukum (APH). Masyarakat menuntut ketegasan agar hukum tidak terlihat tumpul saat berhadapan dengan korporasi besar.

Muncul desakan kuat agar APH segera memanggil dan memeriksa Direktur PT Aura Mandiri Sejahtera. Perusahaan ini tidak boleh dibiarkan merasa kebal hukum sementara ribuan warga menderita akibat jalan yang hancur total. Publik menuntut pertanggungjawaban nyata atas kerusakan fasilitas negara yang dibangun dengan uang rakyat.

Langkah berani media ini diharapkan menjadi pemantik bagi kepolisian dan instansi terkait untuk segera bertindak. Jika pembiaran ini terus berlanjut, jalan Kumpulan-Padang Sawah, Kabupaten Pasaman,Sumatera Barat akan benar-benar terputus, mengisolasi warga, dan mematikan ekonomi daerah demi keuntungan sepihak PT Aura Mandiri Sejahtera.(Tim)

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru