Kubangan Lumpur Hiasi Jalan Provinsi Kumpulan-Pasaman Barat, Warga: Mana Perhatian Pemerintah?

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUMPULAN,PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE – Menjelang hitungan hari menuju perayaan Idul Fitri 1447 H, kondisi jalan lintas Kumpulan – Padang Sawah kian memprihatinkan. Jalan sepanjang kurang lebih 36 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat ini mengalami kerusakan total dan hingga kini belum tersentuh perbaikan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi aspal yang mayoritas sudah terkelupas dan menyisakan lubang-lubang besar sedalam kubangan air. Drainase yang buruk menyebabkan air meluap ke badan jalan, menciptakan genangan lumpur yang menyulitkan pengendara. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi ini kini tampak tak terawat dan luput dari perhatian dinas terkait.

Kerusakan diperparah dengan tingginya volume kendaraan berat yang melintas setiap harinya. Mulai dari truk gandeng pengangkut material tambang pasir, tangki CPO, truk sawit, hingga bus lintas provinsi seperti ALS. Akibat badan jalan yang sempit dan rusak, sering terjadi kemacetan saat kendaraan besar berpapasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sering harus mengalah, bahkan mundur mencari bahu jalan yang lebih lebar agar bisa lewat. Perjalanan dari Kumpulan ke Padang Sawah sekarang memakan waktu jauh lebih lama karena kondisi jalan rusak total,” ujar salah seorang pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi tersebut.

Masyarakat dan pengguna jalan merasa sangat dirugikan, apalagi jalur ini merupakan rute terpadat yang akan dilalui ribuan pemudik dalam waktu dekat. Warga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan perbaikan darurat sebelum jatuh korban jiwa akibat infrastruktur yang tidak layak.

“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini. Jangan tunggu lebaran tiba baru sibuk, sementara sekarang warga sudah sangat menderita,” tegas masyarakat setempat.( Rispondi, S.I.Kom.)

Release Rispondi.

Publisher Rispondi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Maladministrasi Bantuan Pascabencana: Jeritan Petani Kayu Pasak dan Urgensi Transparansi PPL Agam
Warisi Api Perjuangan Rahmah El-Yunusiyyah, Diniyyah Puteri Gaungkan Semangat Santri Membangun Negeri
PMO Kota Sawahlunto Matangkan Hasil Verifikasi Validasi KDKMP dan Serahkan Sarana Prasarana Gerai Koperasi
PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru Gelar MAPABA, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Kepedulian Sosial
Belum Miliki Gerai Fisik, KKMP Kampung Jawa Tetap Bergerak dan Perkuat Komitmen Anggota
Dapatkan Apresiasi dari Kemenhan RI, Wisuda Magister Armi Dt. Mujua Batuah Jadi Kebanggaan Pasaman Barat
Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, PMO Kota Bukittinggi Kawal Akselerasi KDKMP Benteng Pasar Atas
Rheydita cahyani Jadi Idola Baru: Inovasi PKKMB Fakultas Kedokteran Universitas Bung Hatta Lahirkan Generasi Medis Cerdas dan Berwibawa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Maladministrasi Bantuan Pascabencana: Jeritan Petani Kayu Pasak dan Urgensi Transparansi PPL Agam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Warisi Api Perjuangan Rahmah El-Yunusiyyah, Diniyyah Puteri Gaungkan Semangat Santri Membangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:51 WIB

PMO Kota Sawahlunto Matangkan Hasil Verifikasi Validasi KDKMP dan Serahkan Sarana Prasarana Gerai Koperasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:52 WIB

PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru Gelar MAPABA, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Kepedulian Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Belum Miliki Gerai Fisik, KKMP Kampung Jawa Tetap Bergerak dan Perkuat Komitmen Anggota

Berita Terbaru