KUMPULAN,PASAMAN, SUMBAR TIMES OKE – Menjelang hitungan hari menuju perayaan Idul Fitri 1447 H, kondisi jalan lintas Kumpulan – Padang Sawah kian memprihatinkan. Jalan sepanjang kurang lebih 36 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat ini mengalami kerusakan total dan hingga kini belum tersentuh perbaikan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi aspal yang mayoritas sudah terkelupas dan menyisakan lubang-lubang besar sedalam kubangan air. Drainase yang buruk menyebabkan air meluap ke badan jalan, menciptakan genangan lumpur yang menyulitkan pengendara. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi ini kini tampak tak terawat dan luput dari perhatian dinas terkait.
Kerusakan diperparah dengan tingginya volume kendaraan berat yang melintas setiap harinya. Mulai dari truk gandeng pengangkut material tambang pasir, tangki CPO, truk sawit, hingga bus lintas provinsi seperti ALS. Akibat badan jalan yang sempit dan rusak, sering terjadi kemacetan saat kendaraan besar berpapasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sering harus mengalah, bahkan mundur mencari bahu jalan yang lebih lebar agar bisa lewat. Perjalanan dari Kumpulan ke Padang Sawah sekarang memakan waktu jauh lebih lama karena kondisi jalan rusak total,” ujar salah seorang pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi tersebut.
Masyarakat dan pengguna jalan merasa sangat dirugikan, apalagi jalur ini merupakan rute terpadat yang akan dilalui ribuan pemudik dalam waktu dekat. Warga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan perbaikan darurat sebelum jatuh korban jiwa akibat infrastruktur yang tidak layak.
“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini. Jangan tunggu lebaran tiba baru sibuk, sementara sekarang warga sudah sangat menderita,” tegas masyarakat setempat.( Rispondi, S.I.Kom.)
Release Rispondi.
Publisher Rispondi.












