Kontes “Pilih Kasih” di Tambang Emas Pasaman: Rakyat Kecil Digulung, Raksasa Disanjung?

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luar biasa! Tepuk tangan meriah untuk Polres Pasaman atas prestasi terbarunya dalam seni “pilih-pilih tebu.” Sepertinya aparat kita sedang mendaftar jadi juri ajang pencarian bakat, karena kemampuannya membedakan mana yang boleh ditangkap dan mana yang harus “dijaga” sungguh sangat presisi.

Kemarin, dengan gagah berani, Polres Pasaman berhasil menumbangkan “penjahat kelas kakap”—yakni warga lokal yang lagi mengais rezeki. Mungkin di mata hukum Polres Pasaman, mendulang emas untuk sesuap nasi adalah kejahatan luar biasa yang setara dengan konspirasi global. Sementara itu, para pemain besar dengan alat berat yang byk mengobrak-abrik bumi Pasaman seolah punya ilmu menghilang (aji panglimunan). Hebatnya, mata petugas kita mendadak jadi “rabun senja” kalau melihat alat berat banyak, tapi langsung “setajam elang” kalau melihat warga kecil menggaih resjeki.

Mungkin begini prinsip kerja baru yang sedang diterapkan:
Kalau kamu pakai cangkul satu alat: dan tdk setor Kamu adalah target operasi utama! Langsung borgol, bawa ke kantor, buatkan rilis berita seolah-olah kita baru saja menangkap gembong narkoba internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau kamu pakai ekskavator banyak: Oh, mungkin itu cuma alat pertanian raksasa yang sedang “nyasar” di sungai. Silakan lanjut, jangan lupa minum kopi.

Rakyat Pasaman sekarang tidak butuh pelawak dari Jakarta, cukup lihat cara kerja Polres Pasaman saja sudah bikin ketawa sampai sakit perut. Lucu sekali melihat hukum tegak lurus ke bawah tapi mendadak “stroke” dan miring saat menghadap ke atas.

Selamat ya, Pak Polisi! Anda sukses membuat rakyat merasa aman… aman bagi para pemain besar, dan cemas bagi mereka yang cuma ingin makan. Teruslah bekerja dengan standar ganda ini, siapa tahu nanti dapat penghargaan sebagai “Polres Paling Selektif se-Indonesia.”

Ingat Pak, pangkat dan jabatan itu titipan, tapi tawa ejekan rakyat karena ketidakadilan itu abadi! Release by; Rispondi, S.I.Kom.

Editor/ Publisher Sumbar Times Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru