Tega! Baut Jembatan Darurat Bantuan Kapolda di Salareh Aia Dipreteli Maling, Keselamatan Warga Terancam

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBAYAN, AGAM. SUMBAR TIMES OKE – Miris, di tengah perjuangan warga bangkit dari duka bencana banjir bandang (galodo), aksi kriminalitas justru menghantui wilayah Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Jembatan Bailey yang dibangun khusus oleh jajaran Polda Sumbar untuk memulihkan akses transportasi warga kini kondisinya memprihatinkan akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Satu per satu baut penyangga jembatan darurat tersebut dilaporkan hilang digondol pencuri. Hal ini memicu kekhawatiran besar bagi keselamatan pengendara yang melintas, mengingat jembatan tersebut merupakan urat nadi utama aktivitas masyarakat pasca bencana.

Kabar ini disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat Salareh Aia, Nopendri (Kadir). Ia mengungkapkan bahwa sejak bencana melanda, aksi pencurian di wilayah tersebut bukannya mereda, justru semakin marak dan menjadi-jadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Izin melaporkan, semenjak galodo dan banjir bandang, aksi pencurian semakin menjadi-jadi. Bahkan Jembatan Bailey yang dibangun Bapak Kapolda Sumbar beserta personel dengan susah payah demi transportasi kami, satu per satu bautnya digondol maling,” ujar Nopendri dalam keterangannya, Rabu (25/3).
Nopendri sangat menyayangkan aksi pencurian ini karena jembatan tersebut dibangun dengan penuh perjuangan oleh pihak kepolisian agar mobilitas warga tidak terputus. Hilangnya komponen vital seperti baut dapat berakibat fatal pada kekuatan struktur jembatan.

Masyarakat setempat mendesak pihak berwenang, khususnya aparat kepolisian, untuk segera turun tangan melakukan patroli rutin dan menindak tegas para pelaku.

“Kami mohon aksi nyata dari pihak-pihak berwenang sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jembatan ini sangat penting bagi kami,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada langkah pengamanan tambahan di lokasi jembatan agar bantuan yang telah diberikan pemerintah dan Polri tidak rusak oleh tangan-tangan jahil.( Rispondi, S.I.Kom.)

Release Rispondi

Publisher Rispondi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan
Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN
Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri
“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”
Memaknai Kemerdekaan ke-81, LMR-RI Komwil Sumbar Ajak Masyarakat Rawat Nilai Kebangsaan dan Jaga Persatuan
Menanti Normalisasi Batang Layah: Asa Petani Salareh Aia di Antara Trauma Banjir dan Ketidakpastian Lahan
Semburan Lumpur Pauah Duo: Menguji Tanggung Jawab Ekologis PT SEML, Pemkab Solok Selatan, dan Komitmen Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

RTRW Solok Selatan 20 Tahun ke Depan Disahkan, Komitmen Keterbukaan Publik Pemkab dan DPRD Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Gencarkan Ekonomi Kerakyatan, Dekopinwil Sumbar Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KOMITMEN NYATA POLDA SUMBAR: DI BAWAH KEPEMIMPINAN KOMBES POL ANDRY KURNIAWAN, JARINGAN MAFIA EMAS ILEGAL INTERNASIONAL BERHASIL DIGAGALKAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kemerdekaan dalam Peradaban Minangkabau: Merawat Sumpah Tradisi dan Kedaulatan Diri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13 WIB

“Soroti Selisih Harga Material Proyek Strategis Nasional di Sumbar, Ketua LMR-RI: Potensi Kerugian Negara Harus Diaudit”

Berita Terbaru