DIDUGA TERCEMAR, 30 TON IKAN MATI MENDADAK DI SUNGAI TAPUNG, DPRD KAMPAR DESAK PENGUSUTAN TRANSPARAN

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

BANGKINANG, SUMBAR TIMES OKE – Sekitar 30 ton ikan ditemukan mati secara mendadak di aliran Sungai Tapung, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Peristiwa ini diduga kuat berkaitan dengan pencemaran lingkungan.
Wakil Ketua DPRD Kampar, Sunardi DS mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera mengusut tuntas penyebab kejadian tersebut secara transparan.

Kami menegaskan, apabila terbukti terdapat keterlibatan pihak perusahaan, maka hal ini merupakan bentuk kelalaian yang tidak dapat ditoleransi, tegas Sunardi dari Fraksi Partai Demokrasi ini, Selasa (7/4/2026).Ia meminta seluruh pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan aparat penegak hukum, segera mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut secara terbuka kepada publik.

Menurut Sunardi, jika terbukti terdapat pelanggaran, perusahaan wajib dikenakan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik sanksi administratif, perdata, maupun pidana.
Perusahaan juga wajib mengganti kerugian masyarakat terdampak, khususnya para nelayan yang kehilangan hasil tangkapan, termasuk dampak ekonomi jangka panjang lainnya, ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Release Nofriski Yolando, S.H.

Contact Person 085271063752

Editor/ Publisher Nofriski Yolando, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sumbartimesoke.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”
Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI
Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak
Ratusan Modifikator Truk dan Bus Ramaikan Padang Panjang Auto Show 2026
“Eksploitasi Emas Ilegal di Solok Memakan Korban: Ratusan Ekskavator Diduga Bebas Beroperasi, Kapolri Diminta Turun Tangan”
LMR-RI Desak Kapolri Sikat Ratusan Alat Berat Tambang Emas Ilegal di Solok, Oknum APH Diduga Terlibat!

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:37 WIB

“Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus PETI Solok, Diduga Ada Oknum APH dan Oknum Pers ‘Main Mata’”

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:22 WIB

Siswi SMAN 1 Rao Raih Medali Emas O2SN Sumatera Barat 2026, Harumkan Nama Cabang Dinas Wilayah VI

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10 WIB

Haji Rusli (Suli): Sosok Pemuda Inspiratif Kebanggaan Solok, Berhati Emas dan Dermawan Tanpa Batas

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:27 WIB

Dugaan Mafia BBM Subsidi Pasok PETI di Solok: Ratusan Alat Berat Rusak Hutan Lindung, APH Diminta Bertindak

Berita Terbaru