PALEMBAYAN, AGAM, SUMBAR TIMES OKE – Menyikapi keresahan masyarakat terkait meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba dan aksi pencurian pasca-musibah Galodo, para tokoh masyarakat, pemerintah nagari, hingga aparat penegak hukum menggelar rapat koordinasi darurat di Kantor Wali Nagari Pusat, Sabtu (4/4/2026).
Pertemuan lintas sektoral ini menjadi momentum penting bagi empat nagari di wilayah Salareh Aia (Barat, Utara, Timur, dan Induak) untuk menyatakan perang terhadap tindak kriminalitas yang dinilai semakin masif dan meresahkan warga.
Hadir dalam rapat tersebut Camat Palembayan, Hendri Sasman, didampingi jajaran Polsek Palembayan yang diwakili oleh Wakapolsek Iptu Dedi, serta Babinsa Kecamatan Palembayan. Dukungan politik juga terlihat dengan hadirnya tiga anggota DPRD Kabupaten Agam yang berkomitmen mengawal isu keamanan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Iksa Nusantara (Ikatan Salareh Aia), AKP Anto Tanjung, SH. MH., yang juga merupakan tokoh perantau, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemuda dan pemuka adat (Niniek Mamak) adalah kunci utama dalam membentengi nagari dari pengaruh narkoba.
“Keamanan nagari adalah tanggung jawab kita bersama. Setelah ujian musibah Galodo, kita tidak boleh membiarkan penyakit masyarakat seperti narkoba dan pencurian semakin merajalela. Seluruh ketua pemuda di empat nagari harus menjadi garda terdepan dalam pengawasan wilayah,” tegas AKP Anto Tanjung dalam arahannya.
Senada dengan hal tersebut, para Wali Nagari dan tokoh masyarakat, termasuk Datuak Muncak, sepakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan yang lebih ketat. Hal ini dilakukan menyusul pantauan lapangan yang menunjukkan adanya celah keamanan yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab pasca-bencana.
Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan, di antaranya peningkatan patroli bersama aparat, penguatan peran pemuda dalam deteksi dini peredaran narkoba, serta tindakan tegas bagi siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana pencurian di wilayah Salareh Aia.
Diharapkan dengan adanya sinergi yang kuat antara kepolisian, TNI, legislatif, dan tokoh adat, situasi kamtibmas di Kecamatan Palembayan dapat kembali kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Laporan: Nopendri (Kadir) – Sumbar Times Oke.
Editor/ Publisher Rispondi, S.I.Kom.












