PADANG, SUMBAR TIMES OKE – Di bawah komando tegas Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si. jajaran Tim Intel Korem 032/Wbr berhasil melakukan pukulan telak terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Barat. Operasi intelijen yang presisi ini sukses membongkar jaringan pengedar lintas wilayah Agam–Bukittinggi dengan barang bukti yang mencengangkan.
Danrem 032/Wirabraja melalui Pasi Intelrem Mayor Kav. H. Sukri mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari ketelitian dan kecepatan personel di lapangan dalam merespons informasi masyarakat.
“Mata intelijen kami selalu terbuka. Operasi di Pasar Baso hingga Simarosok ini adalah bukti nyata bahwa TNI tidak memberi ruang sedikitpun bagi perusak generasi bangsa. Kami bergerak senyap, namun dampaknya nyata dan mematikan bagi peredaran narkoba,” tegas Dantim Intelrem Mayor Cba Mavio yang disampaikan oleh Mayor Kav. H. Sukri kepada Jurnalis media Sumbar Times Oke, Rispondi, S.I.Kom.Sabtu (4/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Penangkapan Beruntun
Operasi dimulai dengan pengamatan matang terhadap target berinisial DK di kawasan Pasar Baso. Tanpa celah, tim melakukan penyergapan dan menemukan modus profesional: puluhan paket narkoba disamarkan dalam kemasan makanan ringan untuk mengelabui petugas.
Tak berhenti di sana, pengembangan cepat dilakukan ke Jorong Kampeh, Nagari Simarosok. Di lokasi kedua ini, tim berhasil mengamankan tersangka kedua berinisial SY beserta barang bukti tambahan yang memperkuat keberadaan jaringan tersebut.
Barang Bukti Fantastis
Total barang bukti yang diamankan dari tangan DK sangat signifikan, yakni sabu-sabu seberat 927,27 gram (nyaris 1 kilogram), ratusan butir pil ekstasi, ganja kering, timbangan digital, hingga alat pres plastik. Sementara dari SY, petugas menyita ganja, alat hisap (bong), dan uang tunai hasil transaksi.
“Modus yang digunakan cukup rapi, mereka menggunakan bungkus camilan dan pipet siap edar. Namun, profesionalisme prajurit di bawah arahan Danrem mampu membongkar taktik tersebut,” tambah Mayor Kav Sukri.
Komitmen Tanpa Toleransi
Danrem 032/Wbr menegaskan bahwa TNI berkomitmen penuh mendukung perang melawan narkotika. Dalam pengecekan internal, dipastikan tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam jaringan ini. Seluruh tersangka dan barang bukti kini telah diserahkan ke Polresta Bukittinggi untuk proses hukum lebih lanjut.
Keberhasilan operasi ini menjadi sinyal kuat bagi para pelaku kejahatan bahwa wilayah komando Korem 032/Wbr bukanlah tempat yang aman untuk aktivitas ilegal. TNI bersama rakyat akan terus menjaga stabilitas dan keselamatan masyarakat dari ancaman narkotika.( Release Rispondi, S.I.Kom.)
Editor/ Publisher Rispondi












